- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
Diauddin, Kadinkes Prov Kalsel: Setiap Koperasi Merah Putih Nanti Akan Miliki Apotek Dan Klinik Desa

Keterangan Gambar : Kadinkes Provinsi Kalsel saat meninjau Apotek Desa, Senin (21/7/1025).
Banjarmasin, Borneopos.com - Upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat desa terus digalakkan. Salah satunya melalui pembentukan Apotek Koperasi Desa Merah Putih di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
Baca Lainnya :
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
- Koperasi Desa Merah Putih Siap Diluncurkan Serentak 21 Juli 2025, Kalsel Jadi Percontohan Nasional0
Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Koperasi Merah Putih yang menargetkan pendirian apotek dan klinik desa di seluruh Indonesia. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat integrasi pelayanan dasar di desa.
“Setiap Koperasi Merah Putih nantinya akan memiliki apotek dan klinik desa. Ini bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan desa,” jelas Diauddin saat meninjau apotek, Senin (21/7/2025).
Dinas Kesehatan Provinsi, lanjut Diauddin, memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran proses perizinan serta pembinaan bagi keberlanjutan apotek dan klinik desa ini.
“Kami dari Dinkes siap mendampingi agar apotek desa ini bisa berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” tambahnya.
Selain aspek kesehatan, kehadiran apotek dan klinik desa juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi. Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat pelayanan dasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis desa. Di Kalimantan Selatan sendiri, program ini ditargetkan menjangkau seluruh desa secara bertahap, melalui kolaborasi antara koperasi, pemerintah, dan pelaku UMKM.
“Ini bukan hanya soal layanan kesehatan, tapi juga bisa menambah penghasilan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Diauddin. (red/MCKalsel/tgh)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0










