- Bang Arul Dampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Resmikan Mushola Kodim 1022/Tanah Bumbu
- Bang Arul Serahkan Beasiswa BerAKSI Kepada Ribuan Pelajar dan Santri
- Bupati Tanah Bumbu, Bang Arul Salurkan Insentif untuk Guru Pondok Pesantren
- Ketua TP PKK Tanah Bumbu Ikuti Sholat Hajat dan Doa Bersama Sambut Tahun 2026
- Tarik Minat Wisatawan, Pengelola Wisata Tumpang Dua Gelar Pertunjukan Reog dan Kuda Lumping
- Gubernur Kalsel Melalui RSGM Gusti Hasan Aman Bantu Warga Terdampak Banjir di Sungai Tabuk
- OPINI | Era Digital Membuka Panggung, Siapa Menyiapkan Jalannya?
- Ringankan Beban Warga Terkena Banjir, DKP Kalsel Salurkan Bantuan di Teluk Selong
- PUPR Kalsel Salurkan 368 Paket Sembako ke Warga Kelampaian Ulu Kabupaten Banjar
- Kapal Perang TNI AL Akan Berlayar Dari Kotabaru - Aceh Bawa Bantuan untuk Korban Banjir
Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari

Keterangan Gambar : Desain Jembatan Pulau Laut Sepanjang 3.6 KM
Borneopos.com, Kotabaru - Mega Proyek jembatan penghubung Pulau Kalimantan (Kab. Tanah Bumbu) - Pulau Laut (Kotabaru) sepanjang 3,5 KM sudah dimulai sejak awal Agustus 2024.
Pantauan media borneopos.com dilapangan, Sabtu (31/8/2024) terlihat beberapa pekerja sedang mengerjakan perakitan besi, perapian lokasi menggunakan excavator untuk penumpukan barang, pengurukan pelabuhan untuk bongkar buat barang dari tongkang.
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Paslon Iqbal - Surya Serahkan Berkas Pendafataran Ke KPUD Kotabaru, Sebagai Pendaftar Ke-30
Seperti di ketahui pendanaan mega proyek ini bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan senilai 295 Milyar lebih.

Selain itu, ada dana pendampingan dari APBD Kabupaten Kotabaru Tahun 2024 sebesar 100 Milyar.
Kontraktor pelaksana mega proyek ini adalah konsorsium Asri-Praya dan konsultan pengawas PT. Adiya Widyajasa, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 175 hari kalender serta masa pemeliharaan 365 hari kalender
Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad meyampaikan bahwa ada kebersamaan tiga pemerintah daerah yaitu Pemprov Kalsel, Pemkab Tanbu dan Pemkab Kotabaru untuk menjamin ketersediaan anggaran mega proyek jembatan penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut, masing-masing akan di tuangkan dalam perda.
"Untuk proyek jembatan penghubung Kotabaru - Tanah Bumbu ini, Pemkab Kotabaru telah mengganggarkan di APBD Tahun 2024 sebesar Rp. 100 Milyar," ucap Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad kepada borneopos.com, Kamis (29/8/2024) lalu.

Penelusuran borneopos.com terkait DED (Detail Engineering Design) jembatan terbesar di Kalsel ini sempat mengalami revieuw DED dari Kementrian. DED awal tahun 2015, tinggi clearancenya (Free Board) adalah 40 meter, lalu dilakukan reviuew pada awal tahun 2024, clearance nya diturunkan menjadi 30 meter, sesuai persetujuan kementerian perhubungan.
Berdasarkan clearence diatas, maka bisa dipastikan bahwa ketinggian kapal yang bisa melintas di bawah jembatan ini adalah setinggi 25 meter dengan kondisi air laut pasang tertinggi.
Kepala seksi Bimtek Jalan dan Jembatan, Dedy mengatakan kepada borneopos.com bahwa tahun 2024 ini yang dikerjakan adalah jembatan pendekatan saja.
"Jembatan pendekat dari sisi Kotabaru, dikerjakan oleh Asri-Praya sepanjang 400 meter dan dari sisi Batulicin oleh PT Pandji Bangun Persada sepanjang 300 meter," ujarnya, Sabtu (31/8/2024).
Untuk diketahui, dari sisi Kabupaten Tanah Bumbu jembatan pendekat yang akan dibangun adalah sepanjang 1,05 km, sementara dari sisi Kabupaten Kotabaru sepanjang 2,05 km serta panjang bentang jembatan utama adalah 500 meter.(red)

1.jpg)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0


.jpg)
.jpg)









