- Tim Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu, Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman jelang Ramadhan
- Infrastruktur Jadi Prioritas, DPRD Kotabaru dan PUPR Tinjau Jalan Rusak
- Komisi III DPRD Kotabaru Siap Kawal Pemeliharaan Jalan Pulaut Timur ke Pulau Laut Selatan
- Satu Tahun Salurkan MBG di Pulau Laut Utara, Kepala SPPG Semayap : Semua Berjalan Lancar
- Safari Ramadhan 1447 H di Kelumpang Selatan, Pemkab Kotabaru Serahkan Berbagai Bantuan
- Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Pastikan Pelayanan Aman dan Nyaman
- Dukung Visi Misi Bupati Tingkatkan PAD, Disparpora Kotabaru Gelar Lomba Religius di Siring Laut
- Kepala Sekolah MAN Kotabaru Sebut 7 Bulan MBG Berjalan Lancar
- Pemda Kalsel Didorong Aktif Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif Koperasi Merah Putih
- Inflasi Kalsel Februari 2026 Capai 0,86 Persen, BI Perkuat Langkah Pengendalian Harga
Pelaku Pembunuhan Wanita di Desa Dirgahayu Diringkus Polres Kotabaru

Keterangan Gambar : Tim Polres Kotabaru saat menunjukan foto-foto korban pada pres rilis, Senin (15/9/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Polres Kotabaru Polda Kalsel – Seorang perempuan berinisial EM (39) ditemukan tewas setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat di Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Minggu (14/9/2025) pagi. Pelaku berinisial SW (30), yang merupakan warga setempat, telah ditangkap polisi.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan SDM Konstuksi, Dinas PUPR Kalsel Akan Gelar Lomba Tukang Tingkat Provinsi0
- OPINI | Sprotivitas Porprov Yang Makin Langka0
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/46/IX/2025/SPKT/Polres Kotabaru, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WITA di Jalan Simpang Karya, Desa Dirgahayu. Korban yang berdomisili di Desa Hilir Muara, ditemukan tewas di rumah pelaku.
Wakapolres Kotabaru KOMPOL Andi Ahmad Bustanil,S.I.K. M.H. yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa, menyatakan bahwa motif kejahatan ini diduga akibat rasa kesal dan jengkel pelaku.
“Pelaku merasa kesal dan marah karena pada saat kejadian korban dalam keadaan mengamuk,” jelasnya dalam keterangan resmi saat jumpa pers di Aula Sanika Satyawada Polres Kotabaru pada Senin (15/9/25) sore.
Modus operandi kejadian berawal ketika kedua pihak, baik korban EM maupun tersangka SW, sedang dalam kondisi mabuk. Korban diduga mulai mengamuk secara tidak jelas, yang memicu emosi pelaku.
“Pelaku kemudian menarik tangan korban hingga terjatuh dan tertelentang di lantai. Pelaku lantas menaiki tubuh korban dan memukuli area kepala korban secara membabi buta dengan tangan kanannya yang mengepal,” jelas Wakapolres Kotabaru memaparkan hasil penyelidikan.
Pukulan tersebut mengenai berbagai bagian vital, termasuk wajah tepat di area mata kiri, kepala belakang, dan leher. Tidak hanya itu, pelaku juga diduga menampar, menjambak rambut, serta memukul area punggung dan dada korban hingga korban tak bergerak.
Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Kotabaru berhasil mengamankan tersangka SW hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah laporan diterima. Awalnya, pelaku berusaha menutupi kejahatannya dengan berpura-pura tidak tahu dan memberitahu keluarga korban bahwa EM tidak sadarkan diri di kamarnya.
“Namun, dari hasil penyelidikan dan informasi dari para saksi, pelaku akhirnya dilakukan interogasi dan mengakui perbuatannya,” tambahnya.
Tiga orang saksi, yaitu ML (46), NH (65), dan LM (54), turut memberikan keterangan yang mengarah pada pelaku.
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari TKP, di antaranya satu lembar baju hitam, celana pendek hitam, celana dalam merah muda, sebuah gelang, kasur, dan jepit rambut cokelat.
Tersangka SW disangkakan melanggar Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. Pasal subsidernya adalah Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Kematian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Saat ini, pelaku masih menjalani proses hukum lebih lanjut. (Red/Humas Polres Kotabaru)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru











