- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Sayed Jafar Cek Perbaikan Jalan Gunung Sari Yang Longsor

Keterangan Gambar : Bupati Kotabaru saat memantau perbaikan jalan longsor di gunung sari
Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH terjun langsung memantau beberapa titik jalan Gunung Sari yang rusak akibat hujan deras yang hampir sepekan, Kamis (06/06/2024).
Baca Lainnya :
- Proyek Mesjid Apung : Wartawan Minta Konfirmasi ke PUPR Kotabaru, Malah Di Suruh Hubungi LSM0
- Pemkab Gelar Sosialisasi TPTGR dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI0
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kotabaru sejak senin (03/06/2024) mengakibatkan ruas jalan Desa Gunung Sari terjadi pergeseran tanah dan mengakibatkan jalan amblas.
Dalam kondisi hujan rintik, Sayed Jafar berjalan kaki Bupati Kotabaru meninjau langsung jalan yang amblas didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru Suprapti Tri Astuti.

Menurut Kadis PUPR Kotabaru, tingginya curah hujan mengakibatkan drainase pinggir jalan tidak bisa menampung air.
"Dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi pada tanggal 03 Juni 2024 sehingga drainase yang ada disepanjang ruas jalan Gunung Sari tidak bisa menampung debit air dan terjadi limpasan air ke jalan dan merembes masuk ke bawah badan jalan. Selain itu, kondisi tanah yang rentan terhadap air mengakibatkan badan jalan mengalami penurunan sepanjang 49 meter yang mengakibatkan aspal jalan mengalami keretakan yang cukup parah," Jelasnya
Pasca longsornya jalan Gunung Sari tersebut, Dinas PUPR Kotabaru langsung mengerahkan alat berat ke lokasi untuk melakukan perbaikan.

"Dinas PUPR melakukan perbaikan dengan menurunkan 2 alat berat yaitu, Exca dan Exca Spyder untuk melakukan pengupasan aspal yang rusak dan penggalian agregat di bawah aspal. Sedangkan Exca Spyder diturunkan untuk melakukan pekerjaan penggalian drainase untuk selanjutnya akan dilakukan pemasangan Uditch di galian drainase tersebut," Ucapnya
Tambahnya, Dinas PUPR juga akan melakukan penimbunan sementara untuk bisa dilewati masyarakat sekitar.
"Penanganan sementara akan dilakukan penimbunan kembali dengan aggregat badan jalan yang mengalami penurunan tersebut sehingga masyarakat dapat melewati," Tuturnya.(ril/red*)

Baca Lainnya :
Berita Lingkungan


.jpg)











