- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga

Keterangan Gambar : Ketua GMPD Banjabaru, Rahmadi Engot dengan latar Walikota Wartono.
Banjarbaru, Borneopos.com - Kabar mengejutkan datang dari Pemerintah Kota Banjarbaru. Wakil Walikota Wartono resmi mengundurkan diri dari jabatannya, yang telah dijalankan selama 1,4 tahun bersama Walikota Lisa Halaby.
Baca Lainnya :
- Dari 166 Titik, Banjarbaru Terpilih Jadi Lokasi Launching Sekolah Rakyat oleh Presiden RI0
- Orasi Terbuka, 10 Tuntutan Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi Banjarbaru0
Pengunduran ini disampaikan Wartono pada sidang paripurna DPRD Kota Banjarbaru pada Selasa (3/11/2026).
Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Muhammad Syahrial mengatakan bahwa pengunduran diri wartono merupakan permintaan pribadi dan sudah disampaikan melalui surat resmi.
Muhammad Syahrial membeberkan, alasan Wartono mengundurkan diri adalah faktor kesehatan.
"Pengunduran diri pak Wakil Walikota Wartono adalah atas permintaan sendiri, karena alasan kesehatan," terang Syahrial.
Mendengar kabar pengunduran diri Wawali ini, Ketua GMPD Banjarbaru Rahmadi mengaku kaget dan tersentak, lantaran tak pernah menyangka hal ini akan terjadi, namun demikian Rahmadi mengapresiasi langkah ini dan menyampaikan terima kasih atas dedikasi Wawali Wartono.
"Sebagai bagaian dari masyarakat Banjarbaru kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat sebagaiWakil Walikota," ucap ketua GMPD Rahmadi, Selasa (3/11/2026).
Selanjutnya Rahmadi mengungkapkan, pemberhentian Wartono secara resmi tentu masih menunggu surat keputusan pemberhentian dari Menteri Dalam Negeri yang diusulkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan.
"Kami berharap DPRD dan Walikota mengawal proses pengunduran diri Wartono, hingga segera mendapat surat pemberhentian defenitif dari Kemendagri," ungkapnya kepada Borneopos.com.
Selain itu, terkait sosok pengganti yang akan mengisi posisi Wakil Walikota yang ditinggalkan Wartono, Ketua GMPD Rahmadi Engot berharap sosok yang memiliki Integritas dan anti-korupsi, loyal pada kepentingan publik, mampu bekerja sama dengan wali kota, kompeten dalam tata kelola pemerintahan, memiliki kemampuan kepemimpinan, dekat dan responsif kepada warga serta siap menjadi pengganti wali kota jika suatu saat Walikota berhalangan dalam menjalankan tugas dan wewenang.
"Kami berharap kepada Walikota dan DPRD Kota Banjarbaru, agar pengganti Wartono dipilih dari partai koalisi (pengusul), sesuai mekanisme yang berlaku, dan proses ini harus berlangsung efektif dan efisien agar tidak terjadi kekosongan pimpinan," harap Rahmadi Engot.
Mengakhiri penjelasannya, Rahmadi mengingat jika posisi Wakil Walikota yang mengundurkan diri tidak segera diisi, maka bisa berdampak kurang baik pada roda pemerintahan, seperti beban kerja wali kota meningkat, melemahnya koordinasi antar OPD, melambatnya proses pengambilan keputusan bahkan bisa terganggunya pelayanan publik. (red)
Baca Lainnya :
- Dari 166 Titik, Banjarbaru Terpilih Jadi Lokasi Launching Sekolah Rakyat oleh Presiden RI0
- GMPD Desak DPRD Banjarbaru Ganti Wakil Walikota0
Berita BANJARBARU










