- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Genangan Air Terjadi Berulang Ulang, Warga Minta Dinas PUPR Kotabaru Turun Ke Lapangan

Keterangan Gambar : Warga menimba air genangan yang masuk ke pekarangan dan tempat usaha, Jumat (1/11/24)
KOTABARU, BORNEOPOS.COM - Satu lagi titik genangan air di jalan protokol yang dikeluhan warga desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Kotabaru Usulkan Hapus Status KDP Proyek Jembatan Silver Yang Sempat Mangkrak 0
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Berikut Pesan Suwanti Untuk Generasi Muda Bumi Saijaan0
Diguyur hujan lebih kurang 15 menit, jalan raya stagen, di depan perumahan Desa Sungai Taib ini tergenang, hingga berhari-hari.
Warga sekitar lokasi genangan terpaksa membuat gundukan agar air yang kotor berwarna coklat ke kuning-kuningan tidak masuk ke pekarangan bahkan kerumah mereka.
"Kami membuat gundukan (onggokan) di jalan masuk ke rumah kami, agar air tidak masuk, tapi itupun masih saja kadang ada air yang masuk, apalagi kalau aja kendaraan besar yang jalannya laju," keluh Hasbi, warga sekitar genangan air.

Lebih jauh, Hasbi berharap pemerintah daerah melalui Dinas PUPR segera turun kelapangan dan membantu masyarakat mengatasi masalah ini.
Pantauan media ini dilapangan, Jumat (1/11/24) pagi, penyebab air yang menggenagi jalan protokol tersebut berasal dari limpasan perumahan, selain itu drainase tidak lancar (kotor) sehingga tidak berfungsi dengan baik serta tidak adanya parit di tepi jalan disebelah sisi depan mini market.
Hal ini terjadi berulang-ulang, sehingga genangan air ini sangat mengganggu masyarakat sekitar serta membahayakan pengguna jalan. (red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita Lingkungan


.jpg)










