- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Peringati Wafatnya Pangeran Antasari Ke-163, Gubernur Kalsel : Teladani Nilai-Nilai Kepahlawanan

Banjarmasin, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperingati wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari ke-163 tahun 2025 dengan menggelar apel dan ziarah di Makam Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Muhidin, Buka Suara Soal Keracunan MBG di Kalimantan Selatan0
- Kotabaru Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Serah Terima Aset PSU Perumahan dan Pemukiman se Kalsel0
Apel penghormatan dilaksanakan dengan penuh kebersamaan, dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi, unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga keluarga besar Pangeran Antasari. Upacara tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa besar sang pahlawan yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa.
Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa peringatan wafatnya Pangeran Antasari bukan hanya menjadi agenda rutin, melainkan juga sarana menanamkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Banua.
“Pangeran Antasari adalah simbol perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Nilai-nilai kepahlawanan beliau harus terus kita teladani,” kata H. Muhidin, Banjarmasin, Sabtu (11/10/2025).
Gubernur H. Muhidin menyebut bahwa generasi muda Banua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga warisan nilai perjuangan yang ditinggalkan Pangeran Antasari. Menurutnya, semangat pantang menyerah dan keberanian menghadapi penjajah harus menjadi inspirasi dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera.
Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di komplek makam Pangeran Antasari. Gubernur H. Muhidin beserta jajaran kemudian melakukan tabur bunga dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas jasa para pejuang bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan bantuan kepada keluarga Pangeran Antasari. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur H. Muhidin sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap ahli waris pahlawan.
“Penghormatan kepada Pangeran Antasari tidak hanya kita lakukan melalui upacara, tetapi juga dengan memperhatikan keluarga beliau. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus rasa terima kasih atas pengorbanan yang telah diberikan untuk bangsa,” ujar Gubernur H. Muhidin.
Peringatan wafatnya Pangeran Antasari tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk memperkuat rasa persatuan dan terus meneladani semangat juang pahlawan nasional asal Banua tersebut. Dengan demikian, semangat kepahlawanan akan tetap hidup dan menjadi fondasi dalam membangun daerah serta bangsa ke depan. (red/MCKalsel)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)

.jpg)







