- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Perusahan Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Polda Kalsel Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan Serta Tangkap 26 Tersangka

Keterangan Gambar : Polda Kalsel gelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penganiayaan dan pembunuhan yang melibatkan 26 tersangka, Jumat (25/7/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penganiayaan dan pembunuhan yang melibatkan 26 tersangka. Konferensi pers digelar di lobi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel, Banjarbaru, Jumat (25/7/2025).
Baca Lainnya :
- Mahasiswa di Kotabaru Diringkus Polisi Usai Ketahuan Simpan 14 Paket Sabu di Rumahnya0
- Polres Kotabaru Laksanakan Operasi Patuh Intan 2025, Tanggal 14 - 27 Juli, Ayo Tertib Berlalu Lintas0
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam pemaparannya, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K. menyampaikan Ditreskrimum Polda Kalsel dan Polres/Ta Jajaran mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 22 senjata tajam (sajam), 1 ponsel (HP), 3 kendaraan roda dua, 1 KTP, dan 64 barang bukti lainnya. Barang-barang tersebut diduga kuat digunakan dalam aksi kejahatan yang terjadi.
Dir Reskrimum Kombes Pol Frido Situmorang didampingi Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi dan Wadir Reskrimum Polda Kalsel AKBP Diaz Sasongko, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai tindak kekerasan yang berujung korban jiwa.
"Tim gabungan dari Polda Kalsel bekerja cepat untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Kami berhasil mengamankan 26 tersangka yang terlibat dalam kasus ini," ujarnya.
Polda Kalsel juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindak kejahatan kepada pihak berwajib.
"Kami berkomitmen menjaga keamanan di Kalsel dan akan menindak tegas pelaku kriminal," tegas Dir Reskrimum.
Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat jumlah tersangka dan barang bukti yang diamankan cukup besar. Masyarakat diharap tetap waspada dan mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif. (ril/red)


Baca Lainnya :
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
- Gerak Cepat, AKBP Doli M Tanjung Turunkan Personil Cek TKP Kebakaran Di Desa Gunung Sari0
Berita Hukum & Kriminal













