- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
Pemkab Kotabaru Ikuti Peluncuran Nasional 80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Secara Daring

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kotabaru, Syairi saat menghadiri
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru mengikuti secara daring peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar secara nasional oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting dan merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat ekonomi berbasis desa.
Baca Lainnya :
- Diauddin, Kadinkes Prov Kalsel: Setiap Koperasi Merah Putih Nanti Akan Miliki Apotek Dan Klinik Desa0
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
Peluncuran ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong terbentuknya koperasi diseluruh desa dan kelurahan di Indonesia, sebagai pilar utama penguatan ekonomi kerakyatan. Dari Kabupaten Kotabaru, kegiatan ini diikuti oleh jajaran dinas terkait, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, serta kepala desa di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya koperasi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat kecil. Ia menyebut koperasi sering kali dipandang sebagai konsep untuk “orang yang lemah,” karena kelompok bermodal besar tidak membutuhkan koperasi, sebab mereka sudah memiliki akses dan kekuatan ekonomi sendiri.
“Sudah 30 tahun kita mencoba membangun pendekatan berbasis sosial. Sebagian berhasil, sebagian belum. Gerakan sosial ini kerap tidak disukai oleh kaum kapitalis besar,” ujar Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa kondisi rakyat masih banyak yang “rapat”yakni hidup dalam keterbatasan, sementara negara pun dinilai belum sepenuhnya “berdekat”, atau mampu hadir secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

Menurutnya, negara ideal adalah negara yang mampu menghadirkan kesejahteraan secara nyata bagi seluruh rakyatnya, terutama melalui pendekatan ekonomi yang adil dan merata.
Sementara itu, Bupati Kotabaru melalui Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan bahwa Kabupaten Kotabaru telah menyelesaikan pembentukan Koperasi Merah Putih secara tuntas di seluruh wilayahnya.
“Alhamdulillah, dari total 198 desa dan 4 kelurahan yang ada di Kabupaten Kotabaru, semuanya sudah membentuk koperasi desa Merah Putih. Harapan kami, koperasi ini akan menjadi penggerak utama ekonomi di pedesaan, khususnya dalam mendukung usaha kecil dan menengah,” ujar Syairi.
Ia juga menambahkan bahwa koperasi harus mampu menjadi wadah yang efektif bagi pelaku usaha desa dalam mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Dengan keikutsertaan aktif ini, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional untuk membangun ekonomi rakyat yang lebih mandiri dan berkeadilan melalui kelembagaan koperasi.(ril/red)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0













