- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha

Keterangan Gambar : Dialog Ekonomi dan Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031, Rabu (4/11/2026)!
Kotabaru, Borneopos.com - Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Kotabaru menggelar Dialog Ekonomi sekaligus Pengukuhan Pengurus periode 2026–2031, Rabu (4/11/2026).
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031 0
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla 0
Kegiatan berlangsung di Meeting Room Ruma Guest House Kotabaru dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan perusahaan, pengusaha, perwakilan serikat pekerja, akademisi, serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPK APINDO Kotabaru, Gewsima Mega Putra, dalam sambutannya menegaskan bahwa APINDO harus memiliki peran nyata dalam memperjuangkan kepentingan dunia usaha. Ia berharap organisasi tersebut tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah komunikasi dan penyampaian aspirasi para pengusaha.
“Saya ingin APINDO menjadi rumah bersama para pengusaha, tempat menyampaikan persoalan, membangun komunikasi, dan memperjuangkan kepentingan dunia usaha,” ujarnya.
Gewsima menyebutkan, terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian dunia usaha, mulai dari ketidakpastian ekonomi, persoalan perizinan, biaya produksi, hingga produktivitas dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kepastian hukum dan kemudahan berusaha dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan investasi.
“Kami tidak meminta agar pengusaha dibebaskan dari aturan. Kami tidak meminta perlakuan khusus. Yang kami harapkan adalah aturan yang jelas, proses yang efisien, penegakan hukum yang konsisten, dan kepastian dalam menjalankan kegiatan usaha,” tegasnya.
Selain investasi, ia juga menaruh perhatian terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Menurutnya, kemajuan investasi di daerah harus dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk berkembang dan memperoleh pekerjaan.
“Tenaga kerja lokal Kotabaru harus memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang bersama kemajuan investasi di daerahnya sendiri,” ungkap Gewsima.
Ia berharap pendidikan vokasi, pelatihan kerja, program magang, dan sertifikasi kompetensi dapat semakin terhubung dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, tenaga kerja lokal memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Sementara itu, Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, melalui Sekretaris Daerah, H. Eka Saprudin menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pengukuhan pengurus APINDO Kabupaten Kotabaru periode 2026–2031. Bupati berharap kepengurusan baru dapat membawa semangat baru serta memperkuat iklim usaha dan perekonomian daerah.
“APINDO memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah bagi para pengusaha. Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun Kabupaten Kotabaru. Dibutuhkan kerja sama yang erat, kolaborasi yang kuat, serta sinergi yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja,” pungkasnya.
Ia berharap kegiatan dialog ekonomi dapat menjadi ruang diskusi produktif untuk melahirkan gagasan strategis bagi kemajuan ekonomi daerah. Ia turut menyoroti potensi Kotabaru yang dapat dikembangkan melalui sektor industri dan pariwisata.
“Kita harus terus mendorong investasi. Apalagi kita melihat potensi pengembangan daerah yang cukup besar, baik dari sektor industri maupun pariwisata,” ujarnya.
Terkait tenaga kerja, pemerintah daerah berharap masyarakat lokal dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk bekerja di daerah sendiri.
“Sosialisasi ini nanti mungkin bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja sebagai fasilitator pelatihan, kemudian dari pengusaha menyampaikan kebutuhan tenaga kerja, serta dari akademisi melalui politeknik,” jelasnya. (red/prdh)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru

.jpg)








