- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga

Keterangan Gambar : Situasi proyek penggantian jembatan semayap, Jumat (5/12/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Puluhan warga Jelapat, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, Kamis (4/12/2025) protes atas lambannya pihak kontraktor pelaksana memulai proyek penggantian jembatan di Desa mereka.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Raih Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim Tahun 20250
- Bupati Kotabaru Lantik Tiga Pejabat Tinggi, Simak Nama dan Jabatannya!0
Protes ini dipicu penutupan jalan utama (poros) dengan menggunakan seng serta pengalihan arus lalu lintas yang menghambat kegiatan warga yang telah berlangsung lebih kurang 1 minggu, namun tak ada tanda-tanda kegiatan perbaikan jembatan mau dimulai.
Salah seorang warga sekitar proyek, Bahriansyah mengatakan bahwa semenjak jalan ditutup lebih kurang satu minggu yang lalu usahanya berupa pencucian sepeda motor mengalami penuruan drastis.
"Biasanya kami mendapat pelangan untuk mencuci motor sampai 30 buah perhari, tapi semenjak jalan ini di tutup, kami paling banyak dapat 6 buah per hari," ucapnya lirih kepada awak media, Jumat (5//2025).
Kami warga sekitar jembatan berharap pemerintah memperhatikan usaha kami seperti cucian motor, warung makan, dan lainnya yang terdampak langsung akibat proyek ini, apalagi nanti kalau kegiatan berjalan lokasi rumah dan usaha kami berada dalam pagar pengaman proyek.
Selain hal itu, Bahriansyah menyampaikan bahwa ketinggian jembatan kalau bisa 0,5 meter dari level jalan sebelumnya.
"Kalau informasi yang disampaikan ke kami, saat pertemuan di kantor PUPR Kotabaru, bahwa jembatan akan di bangun tinggi 1 meter, nah ini kami kurang setuju, kami berharap ketinggian 0,5 meter dari jalan awal, agar kami warga yang berada persis disamping jambatan masih bisa tetap menjalankan usaha seperti biasa ," terangnya.
Menutup perbincangannya dengan awak media, Bahriansyah mengungkapkan memang awalnya informasi yang sampai ke kami penutupan akan dilaksanakan mulai tanggal 1 Desember 2025, namun karena adanya beberapa kecelakaan maka diputuskan untuk menutup jembatan pada tanggal 27 November 2025.
"Jadi kemarin tanggal 4 Desember 2025 warga membuka sebagain pagar penutup jalan, dengan alasan, untuk apa jalan terlalu cepat di tutup total kalau kegiatan perbaikan jembatan belum juga dimulai," terangnya.
Proyek Multiyears 2025-2026, dengan paket kegiatan penggantian jembatan semayap menelan anggaran Rp. 9,2 miliar ini dikerjakan oleh CV. Salsabila Mandiri, sedang kontraktor pengawas PT. Terasis Erojaya KSO CV. Empat Belas yang bertandatang kontraktor pada 18 November 2025 dan akan diselesaikan dalam waktu 240 hari kalender.
Pantauan Borneopos.com dilapangan, Jumat (5/12/2025) proyek belum dimulai dan belum tampak material dan bahan-bahan keperluan proyek di lokasi, namun penutupan sebagain jalan sudah dilaksanakan (red)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru


.jpg)









