- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Gubernur Muhidin Tegaskan Bantuan Banjir Diberikan Berdasarkan Data

Keterangan Gambar : Gubernur Muhidin saat mendampingi wapres Gibran Datangi Korban Banjir.
Banjar, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan bahwa penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dilakukan berdasarkan data atau BNBA (By Name By adress) yang lengkap dan kondisi banjir yang benar-benar parah.
Baca Lainnya :
- Gubernur Muhidin: Surplus Beras Kalsel Saat Ini Capai 1,2 Ton, Tertinggi di Kalimantan0
- Banjir Rob 2,7 Meter Intai Muara Barito, Walhi: Warga Terancam Materil dan Psikologis0
Menurut Gubernur H. Muhidin, bantuan diprioritaskan bagi rumah tangga yang mengalami genangan air cukup dalam, bukan sekadar terendam di mata kaki.
“Kalau datanya lengkap dan memang terdampak banjir yang dalam, kita bantu. Bukan hanya yang airnya sedikit,” kata Gubernur H. Muhidin, Banjar, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, setiap rumah terdampak akan menerima satu paket sembako. Selain itu, terdapat bantuan uang tunai dengan nominal dasar sekitar Rp200 ribu per rumah, namun besarannya dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kita tidak menentukan harus sama semua. Bisa Rp100 ribu, bisa lebih, bisa kurang, tergantung tingkat dampaknya,” jelasnya.
Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan bahwa bantuan sembako disiapkan oleh dinas terkait, sementara bantuan uang tunai bersumber dari dana pribadi Gubernur. Bantuan tersebut disalurkan di seluruh wilayah yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
“Di mana ada banjir dan masyarakat terdampak, di situ kita hadir membantu. Yang penting datanya jelas—berapa orang dalam satu rumah, alamatnya, dan waktu kejadiannya,” tambahnya.
Pemprov Kalsel memastikan distribusi bantuan terus berjalan dan disesuaikan dengan kebutuhan terbaru di lapangan, termasuk penyediaan makanan siap saji bagi warga yang membutuhkan pada hari penyaluran. (red/MC)
Baca Lainnya :
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250
- Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga0
Berita Banjarbaru













