- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Gubernur Muhidin Tegaskan Bantuan Banjir Diberikan Berdasarkan Data

Keterangan Gambar : Gubernur Muhidin saat mendampingi wapres Gibran Datangi Korban Banjir.
Banjar, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan bahwa penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dilakukan berdasarkan data atau BNBA (By Name By adress) yang lengkap dan kondisi banjir yang benar-benar parah.
Baca Lainnya :
- Gubernur Muhidin: Surplus Beras Kalsel Saat Ini Capai 1,2 Ton, Tertinggi di Kalimantan0
- Banjir Rob 2,7 Meter Intai Muara Barito, Walhi: Warga Terancam Materil dan Psikologis0
Menurut Gubernur H. Muhidin, bantuan diprioritaskan bagi rumah tangga yang mengalami genangan air cukup dalam, bukan sekadar terendam di mata kaki.
“Kalau datanya lengkap dan memang terdampak banjir yang dalam, kita bantu. Bukan hanya yang airnya sedikit,” kata Gubernur H. Muhidin, Banjar, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, setiap rumah terdampak akan menerima satu paket sembako. Selain itu, terdapat bantuan uang tunai dengan nominal dasar sekitar Rp200 ribu per rumah, namun besarannya dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kita tidak menentukan harus sama semua. Bisa Rp100 ribu, bisa lebih, bisa kurang, tergantung tingkat dampaknya,” jelasnya.
Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan bahwa bantuan sembako disiapkan oleh dinas terkait, sementara bantuan uang tunai bersumber dari dana pribadi Gubernur. Bantuan tersebut disalurkan di seluruh wilayah yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
“Di mana ada banjir dan masyarakat terdampak, di situ kita hadir membantu. Yang penting datanya jelas—berapa orang dalam satu rumah, alamatnya, dan waktu kejadiannya,” tambahnya.
Pemprov Kalsel memastikan distribusi bantuan terus berjalan dan disesuaikan dengan kebutuhan terbaru di lapangan, termasuk penyediaan makanan siap saji bagi warga yang membutuhkan pada hari penyaluran. (red/MC)
Baca Lainnya :
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
- Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga0














