- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Lab. Konstruksi Kalsel Lampaui Target PAD 2025, Uji Kuat Tekan Beton Jadi Primadona

Keterangan Gambar : Petugas saat melakukan uji beton do Laboratorium Bahan Konstruksi
Banjarbaru, Borneopos.com - Kinerja pelayanan publik yang konsisten dan profesional kembali ditunjukkan oleh Laboratorium Bahan Konstruksi di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Mensos RI: Sekolah Rakyat Program Strategis Presiden, Targetkan 500 Ribu Siswa pada 20300
- Sekdaprov Kalsel : Proyek Pengendalian Banjir Riam Kiwa Ditargetkan Rampung 20270
Sepanjang tahun 2025, unit pelayanan teknis ini berhasil melampaui target realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan capaian fantastis mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.
Kepala Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel, Widhe Prima Duanda, menyampaikan bahwa capaian tersebut jauh melampaui target awal yang hanya dipatok sebesar Rp971 juta. Dengan realisasi mencapai Rp1,517 miliar atau setara 162 persen, penerimaan tahun 2025 menjadi yang terbesar sepanjang sejarah operasional UPT Laboratorium Bahan Konstruksi.
“Capaian kita di tahun 2025 melebihi target hingga 162 persen. Ini membuktikan bahwa pelayanan pengujian yang kami berikan berkualitas dan sangat diminati oleh masyarakat serta pelaku jasa konstruksi,” ujar Widhe Prima Duanda, didampingi Kepala Seksi Kemitraan dan Pengendalian Mutu Muchlidani serta Kepala Seksi Pengujian Elini Yanti, di Banjarbaru, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, dari berbagai jenis layanan pengujian yang tersedia, uji kuat tekan beton masih menjadi layanan paling dominan dan menjadi andalan dari tahun ke tahun. Pengujian ini banyak dimanfaatkan untuk memastikan mutu material konstruksi sesuai standar teknis yang dipersyaratkan.
“Uji kuat tekan beton memang selalu menjadi parameter paling menonjol dibandingkan pengujian lainnya. Permintaan terhadap layanan ini terus meningkat seiring tingginya aktivitas pembangunan,” jelasnya.
Menatap tahun 2026, Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel menargetkan penerimaan PAD sebesar Rp1.017 miliar. Target tersebut bersifat dinamis dan masih dapat disesuaikan pada perubahan anggaran, mengikuti kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Kami tetap optimis. Dengan upaya peningkatan layanan dan kepercayaan masyarakat, insya Allah penerimaan PAD dari sektor pengujian bahan konstruksi akan terus meningkat dari tahun ke tahun, meskipun secara persentase kenaikannya mungkin tidak terlalu besar,” pungkas Widhe.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan peran strategis Laboratorium Bahan Konstruksi sebagai garda terdepan dalam mendukung kualitas pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan, sekaligus menjadi kontributor nyata bagi peningkatan pendapatan daerah. (red/MC)


Baca Lainnya :
- Pelatihan Kerja Gratis 2026! Segera Daftar di BLK Kalsel0
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0














