- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester I Tahun 2026 Bagi 57 Karateka

Keterangan Gambar : Para karateka saat mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Semester I Tahun 2026, Minggu (1/2/2026) INKAI Kotabaru.
Kotabaru, Borneopos.com – Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kabupaten Kotabaru kembali melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Semester I Tahun 2026, Minggu (1/2/2026), bertempat di Oprom Pemda Kabupaten Kotabaru. Sebanyak 57 karateka dari berbagai jenjang sabuk mengikuti ujian tersebut.
Baca Lainnya :
- LSM AKGUS Surati Kapolsek Kelumpang Barat Soal Dugaan Perampasan Tanah Masyarakat oleh PT. SDE0
- Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Lingkungan, Bupati Kotabaru Datangi Dirjen BPD Kemendagri0
UKT merupakan agenda rutin INKAI yang digelar setiap enam bulan sebagai bagian dari evaluasi pembinaan atlet, sekaligus mengukur perkembangan kemampuan karateka setelah menjalani proses latihan.
Ketua Umum Pengurus Provinsi INKAI Kalimantan Selatan, H. Pawahisa Mahabatan, SH., MH, menyampaikan bahwa UKT menjadi instrumen penting untuk menjaga mutu dan kualitas pembinaan karate.
“INKAI tidak hanya menargetkan jumlah atlet, tetapi lebih menekankan kualitas. Banyak atlet tanpa kualitas tidak akan menghasilkan prestasi. Melalui UKT ini kita mengukur hasil latihan enam bulan dan menentukan arah pembinaan selanjutnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembinaan karate harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan agar atlet mampu bersaing tidak hanya di tingkat kabupaten, namun juga provinsi hingga nasional.
“Prestasi itu lahir dari proses panjang, disiplin latihan, dukungan sarana, serta kerja bersama. Bukan kerja individu, tapi kerja kolektif,” tambahnya.
Dukungan terhadap pembinaan karate juga datang dari Kodim 1004/Kotabaru yang menyatakan kesiapan mendukung kegiatan olahraga prestasi, termasuk penyediaan fasilitas latihan bagi perguruan.
Sementara itu, Polres Kotabaru mengapresiasi pelaksanaan UKT yang dinilai mampu membentuk karakter generasi muda melalui disiplin, mental, dan nilai-nilai positif yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, maupun bangsa.
Ketua Forki Kabupaten Kotabaru, Asikin Ngile, berharap INKAI sebagai perguruan dengan jumlah atlet terbanyak di Kotabaru dapat menjadi motor penggerak prestasi karate daerah.
“Sabuk bukan ukuran utama. Yang paling penting adalah kualitas dan perilaku karateka. Karate sejati tercermin dari pengamalan sumpah karate dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui UKT ini, INKAI Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta mengembalikan kejayaan Kotabaru sebagai salah satu daerah potensial prestasi karate di Kalimantan Selatan. (red/ril)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0














