- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
GMPD Desak DPRD Banjarbaru Ganti Wakil Walikota

Keterangan Gambar : Orasi damai GMPD di depan Balai Kota Banjarbaru, Rabu (3/12/2025).
BANJARBARU, Borneopos.com – Aksi orasi Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) yang menuntut pertanggungjawaban pemerintah kota memanas setelah Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, tiba di lokasi orasi damai, Rabu (3/12/2025).
Baca Lainnya :
Kedatangan Gusti Rizky terjadi sesaat setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Sirajoni meninggalkan lokasi demonstrasi, dan langsung menyentuh isu sensitif: ketidakhadiran dan kinerja Wakil Walikota.
Menanggapi sorotan publik dan tuntutan GMPD mengenai Wakil Walikota yang jarang terlihat, Gusti Rizky meminta agar masyarakat menghargai kondisi beliau.

"Kami meminta publik memahami dan menghargai beliau. Kondisi beliau yang tidak terlihat bukan karena tidak mau bekerja, tapi karena sedang sakit. Padahal, kinerja beliau sangat membantu masyarakat Banjarbaru," ujar Gusti Rizky, membela Wakil Walikota.
Namun, pembelaan dari legislatif tersebut langsung ditanggapi tegas oleh Ketua GMPD, Rachmadi. Menurut Rachmadi, alasan sakit tidak bisa terus menjadi pembenaran atas kekosongan tugas.
"Jika memang sakit dan tidak bisa bertugas, lebih baik diganti saja dengan sosok yang lebih baik dan mampu bertugas penuh," bantah Rachmadi. Ia menambahkan bahwa proses penggantian harus dilakukan dengan sangat selektif.
"Jangan asal pilih saja. Banjarbaru butuh pemimpin yang prima," tegas Bapak Rachmadi.
Ketua DPRD menyampaikan bahwa akan segera mengambil tindakan atas kendala tersebut dan akan menjadi bahan evaluasi kedepannya. (red/nita)

Baca Lainnya :




.jpg)









