- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Wali Kota Samarinda Tegaskan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Kelancaran Pemerintahan

Keterangan Gambar : Konferensi pers di Balai Kota Samarinda, Minggu (16/2/2025).
Samarinda, Borneo Pos -- Kota Samarinda, Andi Harun, buka suara terkait efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat. Dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota Samarinda pada Minggu malam (16/2/2025), Andi Harun menekankan bahwa langkah efisiensi anggaran yang diambil oleh pemerintah nasional tidak akan mengganggu kelancaran jalannya pemerintahan dan pembangunan.
Baca Lainnya :
- M. Rusli dan Syairi Mukhlis Ikuti Gladi Kotor Dan Pengarahan di Monas0
- Ketua Advokasi Hukum & HAM Kotabaru: Bijaklah dalam Melapor, Pahami Subjek Hukum di Era Digital0
“Beberapa waktu lalu, saya mengikuti kegiatan di Hambalang, di mana seluruh kepala daerah dari Partai Gerindra menerima arahan langsung dari Bapak Prabowo. Kami mendapat informasi bahwa penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat mencapai sekitar 750 triliun rupiah,” ungkap Andi Harun.
Andi Harun menegaskan bahwa, meskipun efisiensi anggaran tersebut cukup besar, tidak ada satu pun kegiatan yang terganggu, terutama yang berhubungan langsung dengan operasi pemerintahan dan pembangunan.
“Semua belanja yang dipotong merupakan anggaran yang tidak prioritas dan tidak menyentuh sektor yang vital untuk jalannya pemerintahan,” ujarnya.
Pemerintah pusat, lanjut Andi, telah memutuskan bahwa separuh dari anggaran yang dihemat akan digunakan untuk membiayai berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan pertahanan dan berbagai program pro rakyat lainnya.
“Sedangkan separuhnya lagi akan diinvestasikan untuk membiayai proyek-proyek strategis yang diharapkan bisa memberikan hasil kapitalisasi yang berlipat ganda,” terang Andi Harun.
Andi menambahkan, pemerintah pusat berkomitmen untuk terus memperkuat ekonomi dalam negeri tanpa bergantung pada pinjaman asing.
“Targetnya adalah membiayai sekitar 15 hingga 20 proyek strategis nasional, termasuk hilirisasi di sektor sumber daya alam, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi perekonomian negara,” tegasnya.
Dengan penjelasan ini, harapannya dapat me⁷luruskan berbagai isu yang beredar dan memastikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tetap dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (red/syf)
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0






.jpg)







