- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Soal Pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV, Ini Kata Plt. Kepala BKPSDM Kotabaru!

Keterangan Gambar : Plt. Kepala BKPSDM Kotabaru, Ananta Nurachman saat berbincang dengan awak media usai melaksanakan senam, Jumat (25/4/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Kualitas pelayanan prima kepada masyarakat oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tak terlepas dari seberapa handal dan produktif organisasi tersebut, serta dukungan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
Baca Lainnya :
- Dinkes Kotabaru Kaji Tiru ke Banjarbaru, Belajar Soal Percepatan BLUD di Puskesmas0
- Pemkab Kotabaru Resmikan Kantor Desa Semayap Senilai Rp. 1,3 Milyar, Dibangun Dengan Swakelola0
Kekosongan beberapa posisi jabatan strategis pada SKPD Kabupaten Kotabaru, yang diketahui diisi oleh pejabat Pelaksana Tugas (Plt.) dikhawatirkan publik, dapat berdampak negatif pada pelayanan kepada masyarakat.
Merespon hal ini, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotabaru, Ananta Nurachman menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan mengenai pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV dilingkup Pemkab Kotabaru, baik dari Bupati maupun pusat.
"Sebetulnya kapan pelaksanaan pelantikan eselon II,III dan IV, kami (BKPSDM) belum mengetahui. Bapak Bupati pun belum mendapat informasi dari pusat. Jadi Itu kewenangan pusat, namun demikian semua kegiatan kami, berjalan seperti biasa, kita tidak ada kendala".ujarnya kepada awak media, Jumat (25/04/2025) di kantornya.
Lebih lanjut, Ananta Nurachman menerangkan bahwa ada proses yang harus dilalui sebelum pelantikan dilaksanakan, diantaranya beberapa langkah administratif dan evaluasi yang dimana proses dimulai dengan pengajuan izin kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melakukan mutasi pejabat.
Setelah izin diajukan, lanjut Ananta, Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah akan memberikan rekomendasi yang kemudian akan disampaikan kepada Menteri dalam Negeri (Mendagri).
Selain itu, terang Ananta, diperlukan rekomendasi dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk proses mutasi PNS.
"Khusus pejabat eselon II, biasanya dibentuk tim uji kompetensi yang beranggotakan dua orang pejabat dari provinsi dan akademisi Universitas Lambung Mangkurat, dan satu orang dari Pemerintah Kabupaten, Nah, tim ini nanti yang akan mengevaluasi apakah pejabat tersebut dimutasi atau tidak," terangnya.
Sedangkan untuk eselon III dan IV, ada tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang dimana tim ini akan mengevaluasi kinerja pejabat selama ini.
"Hasil rapat dari tim Baperjakat inilah yang akan disampaikan Sekretaris Daerah ke Bupati sebagai bahan pertimbangan," tutupnya.
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Eka Saprudin, Mantab Camat Pulau Laut Selatan Kini Jadi Pj Sekda Kotabaru0
Berita Kotabaru













