- Kadisparpora: FBS 2026 Akan Tonjolkan Keragaman Budaya di Bumi Saijaan
- Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Bumi Saijaan
- MTQN ke-37 Resmi di Tutup, Kotabaru Naik ke Peringkat 4 dari 13 Kabupaten/Kota
- Buku *Bunda Literasi Banua* Resmi Diluncurkan, Jadi Panduan Praktis Cerdaskan Masyarakat
- Bunda Literasi Kalsel Ajak Seluruh SKPD Bangun Pojok Baca Lewat Semesta Buku 2026
- Peringatan HANI 2026, YPR Kobra dan Dinsos Kalsel Ajak Masyarakat Lawan Narkoba
- Gubernur Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung
- Cari Bibit Unggul di Kalsel, Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 Resmi Bergulir
- Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM
- Gubernur Kalsel Tinjau Poliklinik MCU Baru RSUD Ansari Saleh, Hadirkan Layanan Stem Cell dan Vaksin
Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT

Keterangan Gambar : Bimbingan Teknis Aplikasi SAPAT di Aula Gawi Sabarataan, Banjarbaru, Kamis (20/01/2026).
BANJARBARU, Borneopos.com – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SAPAT (Sistem Aplikasi Pajak dan Retribusi Terpadu) di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (20/01/2026).
Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Perkuat Pelayanan Publik, Wali Kota Banjarbaru Teken Kerja Sama Dengan Ombudsman RI0
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), khususnya melalui penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara Non Tunai yang lebih cepat, transparan dan akuntabel.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdako Banjarbaru, Kanafi yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni.
Dalam sambutannya, Kanafi menyampaikan, Pemerintah Kota Banjarbaru menginginkan masyarakat Banjarbaru merasakan kemudahan dalam bertransaksi. Tidak perlu lagi antre panjang, cukup melalui aplikasi kewajiban perpajakan bisa tuntas.
“Saya berharap kepada seluruh peserta pahami setiap alur teknisnya, karena keberhasilan sistem ini ada di tangan bapak atau ibu sekalian sebagai operator dan pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Masih kata Kanafi, dirinya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPPRD Kota Banjarbaru serta kepada Bank Kalsel yang telah bekerjasama menyediakan infrastruktur teknologi ini.
“Kolaborasi dan kerja sama ini merupakan kunci utama kesuksesan digitalisasi daerah,” katanya.
Aplaikasi SAPAT sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BPPRD Kota Banjarbaru dengan Bank Kalsel, yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses penerimaan pajak dan retribusi dalam satu sistem terpadu.
Selain meningkatkan keamanan transaksi, sistem non tunai juga mempermudah pencatatan dan pelaporan secara real time, sehingga mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Dengan hadirnya SAPAT, Banjarbaru semakin menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi teknologi, sekaligus memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis digital demi pelayanan publik yang cepat, mudah dan terpercaya. (red/mcbjb)

Baca Lainnya :
- Dari 166 Titik, Banjarbaru Terpilih Jadi Lokasi Launching Sekolah Rakyat oleh Presiden RI0
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0

.jpg)












