- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT

Keterangan Gambar : Bimbingan Teknis Aplikasi SAPAT di Aula Gawi Sabarataan, Banjarbaru, Kamis (20/01/2026).
BANJARBARU, Borneopos.com – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SAPAT (Sistem Aplikasi Pajak dan Retribusi Terpadu) di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (20/01/2026).
Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Perkuat Pelayanan Publik, Wali Kota Banjarbaru Teken Kerja Sama Dengan Ombudsman RI0
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), khususnya melalui penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara Non Tunai yang lebih cepat, transparan dan akuntabel.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdako Banjarbaru, Kanafi yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni.
Dalam sambutannya, Kanafi menyampaikan, Pemerintah Kota Banjarbaru menginginkan masyarakat Banjarbaru merasakan kemudahan dalam bertransaksi. Tidak perlu lagi antre panjang, cukup melalui aplikasi kewajiban perpajakan bisa tuntas.
“Saya berharap kepada seluruh peserta pahami setiap alur teknisnya, karena keberhasilan sistem ini ada di tangan bapak atau ibu sekalian sebagai operator dan pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Masih kata Kanafi, dirinya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPPRD Kota Banjarbaru serta kepada Bank Kalsel yang telah bekerjasama menyediakan infrastruktur teknologi ini.
“Kolaborasi dan kerja sama ini merupakan kunci utama kesuksesan digitalisasi daerah,” katanya.
Aplaikasi SAPAT sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BPPRD Kota Banjarbaru dengan Bank Kalsel, yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses penerimaan pajak dan retribusi dalam satu sistem terpadu.
Selain meningkatkan keamanan transaksi, sistem non tunai juga mempermudah pencatatan dan pelaporan secara real time, sehingga mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Dengan hadirnya SAPAT, Banjarbaru semakin menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi teknologi, sekaligus memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis digital demi pelayanan publik yang cepat, mudah dan terpercaya. (red/mcbjb)

Baca Lainnya :
- Dari 166 Titik, Banjarbaru Terpilih Jadi Lokasi Launching Sekolah Rakyat oleh Presiden RI0
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0




.jpg)









