- Pemprov Kalsel Sampaikan LKPJ 2025, Indikator Pembangunan Tunjukkan Tren Positif
- Pinky Manarul Alam Siap Bertarung di KNPI Barito Kuala, Berikut Rekam Jejaknya!
- KNPI Tanah Bumbu Apresiasi Musrenbang sebagai Wadah Aspirasi Pembangunan Daerah
- Menteri Lingkungan Hidup dan Rektor ULM Perkuat Sinergi Penanganan Sampah Berbasis Kampus
- Usai Cuti Bersama Idulfitri, Walikota Banjarbaru Lisa Ingatkan ASN Tingkatkan Etos Kerja
- Kepala UPT Wisata, Dian: 8.000 Wisatawan Berlibur Dengan Aman di Pantai Gedambaan
- Dalam 5 Hari, Wisata Air Terjun Tumpang Dua Kotabaru Layani 1.300 Wisatawan
- Hutan Meranti Kotabaru Dikunjungi Lebih 1.000 Wisatawan pada Musim Libur Lebaran 2026
- Mendes PDT Yandri Susanto: 100% Keuntungan KDMP Kembali ke Masyarakat Desa
- Silaturahmi Bupati Kotabaru di Kediaman H. Isam, Pererat Kebersamaan dan Bahas Masa Depan Daerah
Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT

Keterangan Gambar : Bimbingan Teknis Aplikasi SAPAT di Aula Gawi Sabarataan, Banjarbaru, Kamis (20/01/2026).
BANJARBARU, Borneopos.com – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SAPAT (Sistem Aplikasi Pajak dan Retribusi Terpadu) di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (20/01/2026).
Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Perkuat Pelayanan Publik, Wali Kota Banjarbaru Teken Kerja Sama Dengan Ombudsman RI0
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), khususnya melalui penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara Non Tunai yang lebih cepat, transparan dan akuntabel.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdako Banjarbaru, Kanafi yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni.
Dalam sambutannya, Kanafi menyampaikan, Pemerintah Kota Banjarbaru menginginkan masyarakat Banjarbaru merasakan kemudahan dalam bertransaksi. Tidak perlu lagi antre panjang, cukup melalui aplikasi kewajiban perpajakan bisa tuntas.
“Saya berharap kepada seluruh peserta pahami setiap alur teknisnya, karena keberhasilan sistem ini ada di tangan bapak atau ibu sekalian sebagai operator dan pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Masih kata Kanafi, dirinya juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPPRD Kota Banjarbaru serta kepada Bank Kalsel yang telah bekerjasama menyediakan infrastruktur teknologi ini.
“Kolaborasi dan kerja sama ini merupakan kunci utama kesuksesan digitalisasi daerah,” katanya.
Aplaikasi SAPAT sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BPPRD Kota Banjarbaru dengan Bank Kalsel, yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses penerimaan pajak dan retribusi dalam satu sistem terpadu.
Selain meningkatkan keamanan transaksi, sistem non tunai juga mempermudah pencatatan dan pelaporan secara real time, sehingga mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Dengan hadirnya SAPAT, Banjarbaru semakin menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi teknologi, sekaligus memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis digital demi pelayanan publik yang cepat, mudah dan terpercaya. (red/mcbjb)

Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Wali Kota Lisa Halaby Lantik Pengurus KEK Banjarbaru 0






.jpg)






