- Lagi, Lagi dan Lagi! Kotabaru Dikepung Banjir
- Sabu Senilai 2,5 Miliar Dimusnahkan Ditresnarkoba Polda Kalsel
- Pemprov Kalsel Launching E-Optima TJSLP Guna Perkuat Tata Kelola CSR
- Talkshow Radio RGS Kenalkan Forum GenRe, Figur Remaja Teladan dan Berkualitas
- Ambin Demokrasi | Siapa Yang Salah, Ketika Perumda PALD Tak Bergaji?
- Gubernur Kalsel Anugerahkan Satyalencana Karya Satya Kepada 446 PNS Pemprov
- Munthe FC Kotabaru Incar Kampium pada Gubernur Cup Mini Soccer 2025
- FBS 2025 Sukses Digelar, Kadisparpora Sampaikan Terima Kasih Kepada Warga Saijaan
- Kepala Disparpora Kotabaru, Sonny Apresiasi PT. Indocement Yang Hijaukan Bumi Perkemahan
- Media Gathering ke-2 Tahun 2025: Indocement Tanam Puluhan Pohon di Bumi Perkemahan Kotabaru
Seminar Lingkungan, Dinas LH Kotabaru : Potensi Budidaya Sorgum Di Lahan Pasca Tambang

Keterangan Gambar : Seminar Lingkungan dalam rangka HBS 2024
Baca Lainnya :
- HBS 2024 : Kepala DLH Kotabaru Apresiasi Indocement0
- Dua Pemancing Yang Hilangkan Di Sungai Sampanah Ditemukan Meninggal0
Borneo Pos, Kotabaru - Pada peringatan Hari Bumi se Dunia tahun 2024 di Kabupaten Kotabaru telah di laksanakan bersama-sama penanaman pohon dan mengikuti sosialisasi lingkungan yang mengambil tema "POTENSI BUDIDAYA SORGUM DI LAHAN TIDUR DAN LAHAN PASCA TAMBANG SEBAGAI SUMBER PANGAN BERKELANJUTAN" yang disampaikan oleh Bpk Ir. Anton Kuswoyo, S.Si, MT, M.Pt. akademisi dari Poltek Tanahlaut sekaligus kandidat Doktor bidang Sorgum di Institut Pertanian Bogor.
Seperti di ketahui, Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Kotabaru memiliki potensi Sumber Daya Alam berupa lahan pasca tambang maupun lahan tidur yang luas dan potensial untuk dikembangkan pada bidang pertanian khususnya sorgum yang mana dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan, pakan, maupun energi, bahkan untuk reklamasi maupun pengurangan emisi CO2, yang sangat besar kontribusinya dalam pemanasan global.
Disela-sela kegiatan, Sekda Kotabaru, Said Akhmad mengatakan bahwa prospek budidaya sorgum ini sangat bagus jika di kembangkan di Kotabaru, karena lahan kita masih sangat luas.
"Budidaya Sorgum dikotabaru harus benar-benar dihitung secara cermat, berapa biaya produksi per hektar, kemudian berapa hasilnya, jangan sampai nanti petani yang nanam sorgum jadi merugi" ungkap Said.
Lebih Juah Said mengungkapkan selain Budidayanya, tentu pemasaran sorgum ini juga harus dicermati, jangan sampai, waktu panen gak ada yang beli, namun demikian secara prinsip pemerintah mendukung budidaya sorgum ini, dengan catatan harus dilakukan kajian secara komprehensif agar tidak merugikan masyarakat.
Senada dengan atasnanay, Kepala Dinas LH Kotabaru, Muhammad Maulidiansyah mengungkapkan upaya penanaman dan budidaya sorgum ini sangat, kami sangat mendukung, tindaklanjutnya secaravtahnis nanti kami berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
"Lahan-lahan mana saja yang bisa dijadikan Demplot untuk pengembangan sorgum serta tehnis pendampingannya seperti apa, nanti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang paling memahami" ungkapnya.
Lebih jauh Maulidiansyah menerangkan bahwa kami dari Dinas LH akan membantu mengkampanyekan dan mempromosikan terkait budidaya dan pengembangan sorgum ini.
"Mudahan lahan-lahantidur, kritis dan tidak berdaya guna bisa dimanfaatkan untuk ditanam sorgum, kerena selain manfaat ekonomi tanaman sorgum juga efektif menyerap emisi CO², sehingga bisa mengurangi polusi udara dan pemanasan global" tutup Maulid.
Baca Lainnya :
- Kadis PUPR Kotabaru, Astuti : Soal Mobil Ringsek, Silahkan Hubungi Humas PUPR0
- HBS 2024 : Kepala DLH Kotabaru Apresiasi Indocement0
