- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Sebuku Coal Group Konsisten Dampingi Petani di Desa Megasari, Laos Jadi Sumber Cuan Signifikan

Keterangan Gambar : Tim CSR Sebuku Coal Group saat mendampingi petani panen laos di Desa Megasari Kotabaru.
Kotabaru, Borneopos.com - Program pemberdayaan pertanian yang dijalankan CSR Sebuku Coal Group terus menunjukkan hasil positif. Pada Minggu (4/1), Kelompok Tani Megasari Jaya melaksanakan panen rutin laos di Desa Megasari dengan hasil mencapai 10 hingga 20 kilogram setiap minggunya.
Baca Lainnya :
- 2026, Disdag Kalsel Fokus Peningkatan Ekspor dan Perluas Akses Pasar Luar Negeri0
- Tarik Minat Wisatawan, Pengelola Wisata Tumpang Dua Gelar Pertunjukan Reog dan Kuda Lumping0
Kegiatan panen ini turut diikuti oleh Akhdiat dan Ali Akbar selaku tim CSR Sebuku Coal Group. Kehadiran tim CSR bertujuan untuk melihat langsung progres serta perkembangan usaha pertanian yang telah dijalankan oleh kelompok tani selama ini.
Para anggota kelompok menyampaikan bahwa hasil panen laos tersebut dijual dengan harga sekitar Rp10.000 per kilogram, sehingga dalam sebulan kegiatan ini mampu memberikan tambahan pemasukan yang cukup signifikan bagi para anggota.
“Alhamdulillah, setiap minggu kami bisa panen sekitar 10 sampai 20 kilogram. Hasilnya kami jual dan ini sangat membantu ekonomi keluarga,” ungkap salah satu anggota Kelompok Tani Megasari Jaya.
Program budidaya laos ini menjadi salah satu contoh hasil pertanian warga dan selanjutnya secara berkelanjutan menerima pendampingan CSR Sebuku Coal Group terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa binaan, khususnya melalui penguatan sektor pertanian berbasis potensi lokal.(*)
Baca Lainnya :
- Opini | UMKM Mama Khas Banjar MEMILIH MATI0
- Pameran Kepariwisataan dan UMKM Kotabaru di Q-Mall Berlangsung Meriah, Evy: Ini Langkah Strategis0
Berita Kotabaru












