- Di Ulang Tahun ke-46, Hj. Suwanti Dapat Apresiasi BP3K-RI atas Kiprah Membangun Kotabaru.
- Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi
- Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional
- Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan
- FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026
- Suwanti Tegaskan Komitmen Kawal Kesejahteraan Pekerja di Kotabaru
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Ucapkan Selamat, Harap Kepemimpinan Baru Kemenag Tingkatkan Pelayanan
- Pembatasan Pelangsir Ditengah Langkanya BBM di Kotabaru, DPRD Cari Solusi Lewat RDP
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Apresiasi Perjuangan Kaum Buruh
- RDP DPRD Kotabaru, Pertamina : Stok BBM Kita Aman, Masyarakat Jangan Khawatir!
Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan

Keterangan Gambar : Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun Anggaran 2027 sebagai langkah strategis menyelaraskan program pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun Anggaran 2027 sebagai langkah strategis menyelaraskan program pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Baca Lainnya :
- FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026 0
- Suwanti Tegaskan Komitmen Kawal Kesejahteraan Pekerja di Kotabaru0
Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman melalui Sekretaris Dinas, Saptono, menyampaikan bahwa proses perencanaan pembangunan memerlukan tahapan yang matang dan terintegrasi agar mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
“Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki kesamaan pandangan dalam memadukan strategi, kebijakan, program, dan kegiatan prioritas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Saptono di Banjarbaru, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, terdapat dua hal penting yang menjadi perhatian dalam perencanaan sektor pertanian dan ketahanan pangan ke depan. Pertama, perlunya memastikan keselarasan dengan regulasi terbaru, khususnya Permendagri Nomor 900.1-2850 Tahun 2025 terkait urusan pangan serta sektor tanaman pangan dan hortikultura.
“Hal ini dinilai penting untuk memperkuat perencanaan berbasis data dan kinerja, sehingga setiap program benar-benar berdampak pada peningkatan produksi dan ketahanan pangan,” ujarnya
Kedua, perencanaan harus mengacu pada arah kebijakan pembangunan pertanian dan ketahanan pangan daerah, agar pelaksanaannya berjalan efektif, efisien, serta berkelanjutan sesuai prioritas pembangunan Kalimantan Selatan.
Dalam mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur, DPKP Kalsel turut berperan dalam mewujudkan salah satu janji prioritas, yakni memperkuat ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai bagian dari konsep Gerbang Logistik Kalimantan.
Sejumlah program prioritas pun telah disiapkan, di antaranya pengawasan pangan segar asal tumbuhan, pengembangan lumbung pangan masyarakat dan pengelolaan cadangan pangan pemerintah, optimasi lahan pertanian, pengembangan tanaman pangan, peningkatan produksi dan daya saing produk hortikultura, serta pembangunan klaster hortikultura seperti cabai, pisang, jeruk, dan nanas.
Ia menambahkan, di tengah isu efisiensi anggaran tahun 2027, seluruh program harus dirancang secara cermat dengan mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas. Setiap kegiatan harus berbasis prioritas, terukur, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan.
“Setiap rupiah yang dialokasikan harus mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Saptono mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan memastikan seluruh program yang direncanakan selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia berharap, upaya bersama dalam membangun sektor pertanian dan ketahanan pangan yang berkelanjutan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan.(red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL




.jpg)




