- Di Ulang Tahun ke-46, Hj. Suwanti Dapat Apresiasi BP3K-RI atas Kiprah Membangun Kotabaru.
- Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi
- Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional
- Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan
- FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026
- Suwanti Tegaskan Komitmen Kawal Kesejahteraan Pekerja di Kotabaru
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Ucapkan Selamat, Harap Kepemimpinan Baru Kemenag Tingkatkan Pelayanan
- Pembatasan Pelangsir Ditengah Langkanya BBM di Kotabaru, DPRD Cari Solusi Lewat RDP
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Apresiasi Perjuangan Kaum Buruh
- RDP DPRD Kotabaru, Pertamina : Stok BBM Kita Aman, Masyarakat Jangan Khawatir!
Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar internasional.
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar internasional. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Global yang diikuti oleh 30 pelaku UKM dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan0
- FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026 0
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, menegaskan bahwa daerah memiliki potensi besar dalam pengembangan produk unggulan berorientasi ekspor.
“Kalimantan Selatan memiliki kekayaan produk lokal yang sangat potensial untuk menembus pasar global. Berbagai produk unggulan kita memiliki kualitas dan keunikan yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Gia sapaan akrabnya, di Banjarmasin, Selasa (5/5/3026).
Ia menyebutkan sejumlah produk unggulan daerah seperti kain sasirangan dengan nilai budaya tinggi, kerajinan anyaman purun yang ramah lingkungan dan tengah diminati pasar global, hingga kerajinan kayu dan rotan dengan nilai estetika tinggi. Selain itu, sektor pangan olahan seperti hasil perikanan, produk berbasis kelapa, serta makanan khas daerah juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai komoditas ekspor.
Namun demikian, Gia menekankan bahwa tantangan utama saat ini adalah meningkatkan nilai tambah produk agar tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah.
“Tantangan kita ke depan adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah, sehingga produk yang kita ekspor bukan lagi bahan mentah, melainkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman terkait standar produk internasional, strategi pemasaran global, serta pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas akses pasar.
“Kegiatan ini sangat strategis untuk meningkatkan daya saing produk daerah. Pelaku usaha tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus memahami standar global, branding, dan strategi pemasaran internasional,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan ekspor melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi promosi, dan pembukaan akses pasar global.
“Melalui pelatihan ini, kita ingin mendorong transformasi pelaku usaha dari sekadar produsen lokal menjadi pelaku usaha yang berorientasi global,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Gia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas jejaring usaha.
“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga ke depan produk-produk Kalimantan Selatan mampu menembus pasar global,” tutupnya.(red/mcksl)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL




.jpg)




