- Polres Sumba Timur Amankan Tiga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan Taman Nasional Matalawa
- Polisi Ringkus Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Santri
- Menko Pangan Serap Aspirasi Petani Lampung, Perkuat Pupuk dan Harga Panen
- Badan Bahasa Gandeng Misionaris Jadi Duta Bahasa Indonesia di Dunia
- Muhidin Ingin Pejabat Pemprov Kalsel Diisi SDM Profesional dan Kompeten
- Sekretariat Posyandu Wasaka Kalsel Diresmikan, Hj Fathul Jannah Dorong Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Gubernur Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran
- Rakor Posyandu Kalsel Fokus Penguatan SDM, Digitalisasi dan Pelayanan Terpadu
- Penguatan Mitigasi Bencana, BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan ASN
- Gubernur Kalsel Buka Banua Rally 2026, Kalsel Siap Jadi Pusat Sport Tourism Nasional
Samarinda Angkat 1.300 PPPK, Andi Harun Janjikan Peningkatan Kesejahteraan Bertahap

Keterangan Gambar : 1.300 tenaga pendidik, kesehatan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK, Senin (28/4/2025).
Samarinda, Borneopos.com — Senyum haru dan bangga terpancar dari ratusan wajah aparatur di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Baca Lainnya :
- Samarinda Raih Status Kinerja Tinggi dari Kemendagri, 10 Besar Kota Terbaik Nasional0
- Pemkot dan DPRD Samarinda Sepakati RPJMD 2025–2029, Fondasi Pembangunan Lima Tahun ke Depan0
Setelah bertahun-tahun mengabdi, sebanyak 1.300 tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pada acara yang digelar Senin (28/4/2025).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Samarinda, Samlian Noor, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil seleksi PPPK tahun 2024. Dari 950 formasi guru, hanya 178 peserta yang dinyatakan lulus. Untuk jabatan fungsional kesehatan, dari 271 formasi hanya 151 peserta yang lolos, sedangkan tenaga teknis mencatat 971 peserta lulus dari 979 formasi yang tersedia.
“Di dalamnya ada beberapa peserta yang tidak memenuhi syarat. Total keseluruhan yang diserahkan SK saat ini ada 1.300 peserta,” jelas Samlian.
Wali Kota Andi Harun dalam sambutannya menegaskan, pengangkatan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah penting untuk memperkuat pelayanan publik di Kota Samarinda.
“Kita tidak boleh lupa bahwa kehadiran kita di pemerintahan adalah untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Andi.
Ia berharap para PPPK yang baru diangkat dapat menjaga disiplin, memperkuat solidaritas, serta terus mengembangkan kemampuan diri agar dapat menjadi aparatur yang profesional dan berintegritas.
“Saya berharap mereka menjalankan profesinya dengan baik, penuh integritas, dan terus melahirkan karya serta inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Andi juga menyinggung soal kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Ia mengakui bahwa penghasilan sebagian besar pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun PPPK, masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Karena itu, Pemkot Samarinda berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Jika kemampuan APBD memungkinkan, peningkatan kesejahteraan akan dilakukan, meski tidak sekaligus. Kami akan melakukannya secara bertahap setiap tahun, seiring dengan pertumbuhan pendapatan daerah,” tegasnya.
Menurut Andi, langkah ini merupakan bentuk apresiasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkot Samarinda, termasuk PNS, PPPK, dan pegawai tidak tetap, yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jika pendapatan daerah kita meningkat, maka kesejahteraan pegawai juga akan semakin membaik. Mari bekerja lebih keras, lebih disiplin, dan tetap menjaga semangat pengabdian,” pungkasnya. (red/ADV)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALTIM














