- Jelang Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Catat Kenaikan Penumpang Capai 107% dari Tahun Sebelumnya
- Tak ada Petugas di Puskesmas Batulicin Malam Hari, Warga Kesulitan Akses Kesehatan Saat Darurat
- PPPK dan PJLP se Kotabaru Sambut Gembira Kebijakan Bupati Beri THR
- SCG Bagikan Majalah CSR, Berisi Informasi Program Pemberdayaan
- Wali Kota Lisa Tegas Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
- Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Serangan terhadap Demokrasi
- 83 Ribu KDMP Siap Masuk Tahap Operasional
- 8 Kosmetik Kewanitaan Bermasalah, BPOM Cabut Izin Edarnya!
- HIPMI Kalsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
- Jelang Mudik Lebaran 1447 H, PUPR Kalsel Genjot Perbaikan Jalan Provinsi
Tak ada Petugas di Puskesmas Batulicin Malam Hari, Warga Kesulitan Akses Kesehatan Saat Darurat

Keterangan Gambar : Dua remaja tampak bersandar di pagar Puskesmas Batulicin hendak berobat, usai mengalami LAKA LANTAS.
Batulicin Borneopos.com - Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang paling banyak di akses masyarakat. Puskemas memiliki peran penting dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat.
Baca Lainnya :
- PPPK dan PJLP se Kotabaru Sambut Gembira Kebijakan Bupati Beri THR0
- SCG Bagikan Majalah CSR, Berisi Informasi Program Pemberdayaan0
Namun, banyak Puskesmas di Indonesia yang hanya beroperasi pada jam kerja biasa dan menutup pada malam hari. Hal ini menyebabkan warga kesulitan mengakses layanan kesehatan darurat di luar jam kerja.
Hal ini kerap jadi keluhan warga, jika terjadi keadaan darurat, warga biasanya diarahkan ke Rumah Sakit, yang seringkali terletak jauh dari lokasi mereka. Ini dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan risiko kematian.
Salah satu kejadian yang ramai diperbincangkan di media sosial (group WA) adanya video beredar, beberapa remaja di Kecamatan Batulicin yang mengalami laka lantas dan bermaksud untuk berobat ke Puskesmas Batulicin, tapi yang di jumpai hanya kantor kosong dan pagar terkunci.
"Nah ngantarnya ke sini," ucapnya salah satu remaja di video tersebut, sambil menyorot pagar Puskesmas yang tertutup rapi.
Untuk mengatasi masalah ini, perlu ada solusi agar Puskesmas dapat melayani warga 24 jam. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem shift kerja bagi petugas Puskesmas, sehingga ada petugas yang selalu siap melayani warga di luar jam kerja.
Selain itu, pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Andi Rudi Latif perlu memastikan bahwa Puskesmas memiliki fasilitas dan peralatan yang memadai untuk menangani keadaan darurat, termasuk memiliki dokter jaga dan perawat.
Dengan demikian, Puskesmas dapat menjadi fasilitas kesehatan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup warga. (red)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)











