- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Progres Proyek Jembatan Silver Capai 30%, Warga Berharap Selesai Tepat Waktu

Keterangan Gambar : Progres proyek jembatan silver blok F Desa Semayap, Kamis (31/10/24).
Borneopos.com, Kotabaru - Proyek Pembangunan Jembatan Silver, yang berada di perumahan blok F, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru terus berjalan.
Baca Lainnya :
- Tiga Terduga Penadah Motor Curian Di Bekuk Tim Polresta Samarinda0
- Sekprov Kaltara, H. Suriansyah : Lulusan IPDN Angkatan XXX Penggerak Kemajuan Kaltara0
Pantauan Borneopos.com dilapangan, Kamis (31/10/24) pagi sekira jam 08.00 Wita, terlihat para pekerja melakukan kegiatan perakitan besi, pembuatan bagasting, serta persiapan pengecoran. Dilokasi juga tampak material proyek berupa besi, pasir, split, kayu, semen dan lainnya.
Kontraktor pelaksana Toni, saat di temui dikantornya mengatakan bahwa material rangka baja jembatan tiba dilokasi proyek awal bulan (minggu pertama) November 2024.
"Saat ini progres proyek sebesar 30 persen," terangnya.
Didapat informasi, jembatan silver ini dulunya pernah dikerjakan oleh PUPR, namun mangkrak. Peninggalan pembangunan yang mangkrak tersebut berupa pondasi dan badan jembatan. Tahun 2024 pembangunan jembatan dilanjutkan kembali, dengan kontrak baru, sisa jembatan pondasi dan badan jembatan sebelumnya dibongkar sebagian.

Proyek ini dibiayai menggunakan dana APBD Kotabaru Tahun 2024 sebesar 4,8 Milyar, oleh kontraktor pelaksana CV. Bonas Konstruksi, sedangkan konsultan pengawas tidak di ketahui, karena tidak disebut pada plang proyek.
Adapun lama waktu pengerjaan jembatan ini adalah 180 hari kalender, yaitu mulai tanggal 28 Juni 2024 sampai 24 desember 2024, dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Salah satu warga Jl. Silver Desa Semayap, mengatakan, mudahan pembangunan jembatan ini selesai dikerjakan sesuai perencanaan dari Dinas PUPR Kotabaru.
"Harapan kami proyek pembangunan jembatan ini bisa sesuai dengan perencanaan, dan warga disekitar sini bisa segera menggunakan jembatan ini," harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, awak media ini sudah menghubungi Kepala Dinas PUPR, Suprapti Tri Astuti melalui pesan chat WA, namun belum ada respon, untuk memperoleh kejelasan terkait progres pekerjaan dan penghapusan aset dari pekerjaan sebelumnya. (red)



Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru


.jpg)









