- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Tiga Terduga Penadah Motor Curian Di Bekuk Tim Polresta Samarinda

Keterangan Gambar : Terduga pelaku oenadah motor curian, Rabu (30/10/24)
Samarinda, Borneopos.com - Polsek Palaran, Polresta Samarinda, Polda Kaltim kembali mengamankan tiga orang pelaku inisial J(26),H(26) dan B(35) yang ketiganya merupakan warga Samarinda ulu yang diduga melakukan tindak pidana penadah kendaraan sepeda motor hasil curian, Rabu(30/10/24).
Baca Lainnya :
- Sekprov Kaltara, H. Suriansyah : Lulusan IPDN Angkatan XXX Penggerak Kemajuan Kaltara0
- H. Muh. Rosyit Buka Rakorda ke-2 Baznas se-Kaltara0
Kapolsek Palaran Kompol Zarma Putra,S.Sos membenarkan adanya tiga orang yang diduga sebagai pelaku penadah hasil curian kendaraan bermotor yang telah diamankan oleh personilnya dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Palaran mengatakan bahwa sebelum adanya penangkapan tersebut pihaknya terlebih dahulu telah mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana pencurian sepeda motor di wilayah hukumnya yang terjadi pada tanggal 12 Oktober 2024 sekitar pukul 06.30 wita.
Diterangkan Kapolsek, korban yang merupakan karyawan perusahaan swasta di wilayahnya saat itu memarkir sepeda motornya di tempat biasa mereka memarkir kemudian korban menggunakan bus karyawan masuk ke dalam area perusahaan.
"Pada saat korban hendak pulang korban mendapati sepeda motornya yang terparkir telah hilang atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta rupiah dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palaran," ucapnya.
Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan usai mendapat laporan tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan guna mengetahui keberadaan sepeda motor tersebut, dan sekitar hari Selasa tanggal 29 Oktober 2024 unit Reskrim Polsek Palaran berhasil mengamankan tiga orang pelaku di wilayah Samarinda ulu yang diduga sebagai penadah kendaraan bermotor tersebut beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban.
"Ketiga pelaku sudah mengakui perbuatannya yang mana mereka telah membeli sepeda motor tersebut tanpa dilengkapi surat-menyurat dan saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan guna pengembangan kasus curanmor" ujar Kapolsek
Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal480 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun.
Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat bilamana membeli kendaraan bermotor sebaiknya harus dilengkapi dengan surat-menyurat dan masyarakat juga dihimbau agar memarkir kendaraannya di tempat yang aman bila perlu memberi kunci pengaman tambahan guna mencegah terjadinya bahaya curanmor. (ril/saiful)

Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0






.jpg)







