- Kadisparpora: FBS 2026 Akan Tonjolkan Keragaman Budaya di Bumi Saijaan
- Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Bumi Saijaan
- MTQN ke-37 Resmi di Tutup, Kotabaru Naik ke Peringkat 4 dari 13 Kabupaten/Kota
- Buku *Bunda Literasi Banua* Resmi Diluncurkan, Jadi Panduan Praktis Cerdaskan Masyarakat
- Bunda Literasi Kalsel Ajak Seluruh SKPD Bangun Pojok Baca Lewat Semesta Buku 2026
- Peringatan HANI 2026, YPR Kobra dan Dinsos Kalsel Ajak Masyarakat Lawan Narkoba
- Gubernur Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung
- Cari Bibit Unggul di Kalsel, Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 Resmi Bergulir
- Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM
- Gubernur Kalsel Tinjau Poliklinik MCU Baru RSUD Ansari Saleh, Hadirkan Layanan Stem Cell dan Vaksin
Perkuat Komitmen Antikorupsi, Jajaran Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Teken Pakta Integritas 2026

Keterangan Gambar : Jajaran Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel melakukan penandatanganan pakta Integritas 2026, Senin (19/1/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya terhadap pencegahan korupsi melalui penandatanganan Pakta Integritas Tahun Anggaran 2026, Senin (19/1/2026) dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel.
Baca Lainnya :
- Mahasiswa Kalsel Tolak Wacana Pilkada Lewat Dewan, Ketua DPRD Janji Sampaikan ke DPR RI0
- Kalsel Raih Penghargaan Innovation in Public Service 2026, di Ajang Indonesia Rising Stars Award0
Penandatanganan Pakta Integritas ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam pelayanan dan pengembangan sektor ekonomi kerakyatan.
Dalam Pakta Integritas yang ditandatangani, seluruh pejabat menyatakan kesanggupan untuk menjaga integritas dengan tidak menerima gratifikasi atau pemberian dalam bentuk apa pun yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, para pejabat juga berkomitmen melaksanakan pengelolaan anggaran secara transparan, efisien, serta bertanggung jawab, dan menghindari terjadinya benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sehari-hari.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai dalam arahannya menegaskan bahwa Pakta Integritas merupakan janji moral, baik kepada diri sendiri maupun kepada masyarakat.
“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tanggung jawab yang kita emban harus dijalankan dengan penuh kejujuran. Fokus kita di tahun 2026 adalah akselerasi UMKM naik kelas, dan hal itu hanya dapat dicapai apabila fondasi birokrasi kita bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.
Selain penandatanganan Pakta Integritas, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan evaluasi awal kinerja untuk memastikan seluruh program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan perencanaan.
Dengan adanya komitmen tertulis tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di bidang koperasi dan UMKM semakin meningkat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan. (Red/MC)


Baca Lainnya :
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
- Bang Tungku Apresiasi Inspektorat Kotabaru Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Jembatan Sulangkit0
Berita KALSEL














