- Hari Ibu 2025: Ketua TP PKK Kotabaru Kunjungi Bank Sampah dan Panti Asuhan
- 22 Peserta Ikuti Kejuaraan Menembak Antar SKPD se Kotabaru
- Disbunnak Kalsel Rangkul Pers Sosialisasikan Program Prioritas Pemerintah 2025-2029
- DPKP Kalsel Terima Penghargaan Gubenur Soal Keterbukaan Informasi Publik
- HSS Peringkat Terbaik se Kalsel Pengelolaan Pengaduan LAPOR pada AMPK 2025
- Dinsos Provinsi Kalsel: Penggalangan Dana Untuk Bencana di Jalan Umum, Harus Ada Izin
- Sambut Agenda Rutin Akhir Tahun, DLH Kalsel Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan
- IPKD 2025 : Balangan, Tanah Laut dan HSS Jadi Daerah Terbaik di Kalsel
- Pelindo Kotabaru Siap Maksimalkan Pelayanan Nataru 2025-2026
- Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor 2025, Wajib Pajak Teladan Terima Penghargaan
Bang Tungku Apresiasi Inspektorat Kotabaru Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Jembatan Sulangkit

Keterangan Gambar : Bang Tungku (kiri) dan Muslim (kanan) usai bertemu Inspektur Kotabaru, Kamis (2/10/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - LSM AKGUS, Bang Tungku dan Ketua LSM BP3K-RI, Muslim seolah tanpa lelah terus mengawal dan menjaga kebocoran keuangan daerah (APBD) Kotabaru dari praktik-praktik yang diduga kuat terjadi menyimpangan.
Baca Lainnya :
- Polemik Soal Dugaan Korupsi oleh BP3K-RI Kalsel ke Kadis PUPR Kotabaru Terus Menggelinding0
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0
Bang Tungku dan Muslim mendatangi kantor Inspektorat Kotabaru, Kamis (2/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, Bang Tungku menyampaikan bahwa dirinya datang ke Inspektorat untuk menanyakan perkembangan atas pengaduan dugaan korupsi yang terjadi pada proyek pembangunan jembatan Sulangkit-Tanjung Semelantakan, dengan nilai kontrak Rp. 15,6 miliar yang dikerjakan oleh PT. Rekayasa Daya Konstruksi dan konsultan pengawas CV. Sahaja Konsultan dengan masa waktu pekerjaan selama 180 hari yang berakhir pada 21 Desember 2024.
"Sebelumnya kami sudah beraudiensi dengan Kejaksaan Negeri Kotabaru, dan disana kepada kami disampaikan bahwa terhadap laporan pengaduan tersebut saat ini lagi berproses di Inspektorat, untuk dilakukan penghitungan (Opname) terhadapa proyek jembatan sulangkit, karena itu kami datang ke sini untuk menanyakan hasil opname tersebut," ucap bang Tungku.
Atas pertanyaan LSM tersebut, Kepala Inspektorat Kotabaru, Ahmad Fitriadi mengatakan bahwa inspektorat di minta secara resmi oleh Kejaksaan Negeri Kotabaru untuk melakukan perhitungan (opname) terhadap paket pekerjaan jembatan sulangkit yang telah diputuskan kontraknya oleh PPK.
"Secara administrasi sudah dilakukan pemeriksaan, memang progres hasil pekerjaan rendah sekali, sampai peringatan ketiga, deviasi pekerjaan sekitar minus 76,40 persen, selain itu ada beberapa kewajiban yang harus dilakukan oleh PPK terhadap kontraktor seperti saksi daftar hitam, denda keterlambatan dan lainnya, dan poroses, ini masih berlanjut," ucap Fitriadi dikantornya.
Didapat informasi bahwa potensi kerugian daerah atas proyek jembatan Sulangkit-Tanjung Semelantakan ini rencanakan akan diopname oleh tim Ibansus Kotabaru pada Desember 2025
Usai bertemu Inspektor Kotabaru, Ketua LSM AKGUS, Bang Tungku mengatakan kepada media borneopos.com bahwa dirinya mengapresiasi Inspektorat Kotabaru yang telah menindaklanuti laporan pengaduan dari masyarakat melalui Kejaksaan Negeri Kotabaru.
"Kami akan terus kawal laporan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jembatan Sulangkit-Tanjung Semelantakan ini, kami juga berkomitmen untuk menjaga APBD Kotabaru agar benar-banar di pergunakan untuk kesejahteraan rakyat," ucap bang Tungku, Kamis (2/10/2025) di depan kantor Inspektorat. (Red)
Baca Lainnya :
- LSM BP3K-RI dan AKGUS Kompak Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kotabaru, Suprapti Tri Astuti0
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0


.jpg)
.jpg)
.jpg)







