- Disdag Kalsel Gelar FGD Fasilitasi Penerbitan SKA
- Menhub Lepas Kloter Perdana Haji 2026
- Bareskrim Tetapkan Bandar Narkoba Masuk DPO
- Komdigi Dorong Media Angkat Kisah Koperasi Desa
- Gubernur Kalsel Hadiri Pemusnahan Uang Palsu
- Pengurus MUI Kalsel 2026–2031 Dikukuhkan, Wagub Kalsel Tekankan Penguatan Pendidikan Berakhlak
- Antisipasi Kemarau 2026, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama dan Irigasi
- Rakernis Dispora Kalsel Perkuat Sinergi Daerah, Fokus Pembinaan Berkelanjutan
- Seleksi Paskibraka Kalsel 2026 Diikuti 90 Peserta, Bakesbangpol: Proses Transparan
- BMKG Rilis Prospek Cuaca Mingguan Kalsel, Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Komdigi Dorong Media Angkat Kisah Koperasi Desa

Keterangan Gambar : Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong media massa mengambil peran lebih strategis mengangkat kisah koperasi desa sebagai narasi utama pembangunan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini terungkap di Workshop Media bertajuk
Bandung, Borneopos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong media massa mengambil peran lebih strategis mengangkat kisah koperasi desa sebagai narasi utama pembangunan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Hadiri Pemusnahan Uang Palsu0
- Pengurus MUI Kalsel 2026–2031 Dikukuhkan, Wagub Kalsel Tekankan Penguatan Pendidikan Berakhlak0
Hal ini terungkap di Workshop Media bertajuk “Cerita Koperasi Desa, Jadi Berita Bermakna” yang diselenggarakan Direktorat Ekosistem Media di Bandung, Rabu (22/4/2026).
Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menegaskan media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga jadi penggerak kesadaran publik terhadap agenda pembangunan berbasis desa.
“Komdigi mendukung penguatan komunikasi publik atas program direktif Presiden terkait pembangunan desa, koperasi, dan UMKM. Karena itu, kapasitas media—baik arus utama maupun media lokal—perlu diperkuat agar mampu menghadirkan pemberitaan koperasi desa yang bertanggung jawab, edukatif, jujur, dan objektif,” ujar Farida.
Workshop ini diikuti oleh jurnalis media lokal dan nasional, perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas media dalam menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya faktual, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan kebermanfaatan publik.
Sejumlah narasumber lintas sektor pun turut hadir, di antaranya Asisten Deputi Pengelolaan Data Kementerian Koperasi Arnapi, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Provinsi Jawa Barat Supriadi, serta akademisi Universitas Padjadjaran sekaligus jurnalis Abie Besman. Mereka menyoroti pentingnya sinergi antara koperasi desa, UMKM, dan transformasi digital dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.
Melalui sesi pemaparan dan diskusi interaktif, peserta dibekali pendekatan storytelling berbasis data dan fakta agar mampu mengemas kisah koperasi desa menjadi produk jurnalistik bernilai berita tinggi.
kopkopPendekatan ini diharapkan dapat menggeser pola pemberitaan dari sekadar laporan kegiatan menjadi narasi inspiratif yang menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat.
Komdigi memandang, penguatan kualitas pemberitaan koperasi desa menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












