- PKS Kotabaru Luncurkan Rumah Advokasi Hukum Gratis
- Ayo Warga Saijaan! Berburu Kuliner Sekaligus Berwisata di CFD
- Opini | Kebijakan Sumbu Pendek, Soal Raperda No. 6 Tahun 2021
- Perkenalkan Nilai-Nilai Budaya, DKD Kotabaru Gelar Lomba Musikalisasi Puisi Bahasa Banjar
- Pansus I DPRD Kotabaru Setujui Raperda Pemberian Purna Bhakti Bagi Kepala Desa
- DPRD Kotabaru Soroti Tingginya Angka Pengangguran di Kotabaru
- Manager PLN Kotabaru Sebut Pemadaman Listrik Disebabkan Gangguan di PLTGU Muara Teweh
- Gegara Ucapan *Bau Kentut* MD Tusuk Kepala Temannya Pakai Sangkur
- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- BPSDMD Kalsel Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sertifikasi Level-1 Pengadaan Barang dan Jasa
Ayo Warga Saijaan! Berburu Kuliner Sekaligus Berwisata di CFD

Keterangan Gambar : Car Free Day di area Obyek Wisata Siring, Minggu (5/7/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Car Free Day (CFD) di kawasan obyek wisata Siring Laut Kotabaru setiap Minggu pagi masih menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat. Selain dimanfaatkan untuk berolahraga, kawasan tersebut juga ramai dikunjungi warga yang ingin berburu kuliner sekaligus menikmati suasana tepi laut bersama teman maupun keluarga.
Baca Lainnya :
- Opini | Kebijakan Sumbu Pendek, Soal Raperda No. 6 Tahun 20210
- Perkenalkan Nilai-Nilai Budaya, DKD Kotabaru Gelar Lomba Musikalisasi Puisi Bahasa Banjar0
Salah seorang pengunjung, Hayrun Annisa, mengaku daya tarik utama CFD di obyek wisata Siring laut terletak pada beragam pilihan kuliner yang tersedia. Setelah berkeliling mencari makanan, ia biasanya menghabiskan waktu di kawasan Siring Laut untuk menikmati pemandangan dan beristirahat bersama teman-temannya.
"Yang menarik disini selain menikmati pemandangan di obyek wisata Siring Laut ada juga berbagai macam makanannya, dari makanan tradisional sampai makanan modern. Habis itu biasanya kami ke Siring Laut buat lihat keindahannya dan istirahat," ujarnya.
Ia juga berharap fasilitas di kawasan Siring Laut terus ditingkatkan agar pengunjung semakin nyaman saat berwisata. Menurutnya, kawasan tersebut masih membutuhkan lebih banyak tempat berteduh bagi masyarakat yang ingin beristirahat.
"Kalau buat Siring Laut, harapannya lebih banyak bangunan tertutup atau tempat berteduh. Soalnya banyak orang yang mau istirahat, tapi tempatnya masih terbuka, jadi kalau cuaca panas kurang nyaman," katanya.
Pengunjung lainnya, Salsabila, menilai CFD di obyek wisata Siring Laut ini memberikan manfaat bagi masyarakat, selain menikmati keindahan wisata di siring laut juga bisa kulineran khususnya bagi pencinta kuliner, karena banyak pelaku UMKM yang menjajakan aneka makanan setiap akhir pekan.
"Kalau hari Minggu pagi aku sering ke CFD di Siring laut buat beli jajanan, karena banyak kuliner dan UMKM masyarakat di sini. Ini sangat membantu buat orang-orang yang suka jajan dan makan-makan," tuturnya.
Selain mengapresiasi keberadaan CFD di obyek wisata Siring Laut, Salsa berharap penataan kawasan dapat lebih diperhatikan. Ia menginginkan lokasi pedagang tidak menumpuk di satu titik maupun berjualan di tengah jalur pengunjung agar arus lalu lintas pejalan kaki lebih nyaman.
"Harapannya CFD di obyek wisata Siring Laut ini bisa lebih tertata lagi. Penempatan pedagang jangan terlalu menumpuk di satu titik, apalagi di tengah jalan, karena membuat kawasan jadi cukup padat," ungkapnya.
Ia juga berharap kawasan Siring Laut terus dikembangkan dengan penambahan fasilitas dan hiburan sehingga semakin menarik sebagai destinasi wisata sekaligus ruang publik bagi masyarakat Kotabaru. (red/prdh)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250









