- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Warga Tomok Tolak Penjualan Tiket Online KMF Tao Toba, Penyeberangan Tomok-Ajibata, Ini Alasannya!

Keterangan Gambar : Aksi damai warga Tomok tak penjualan tiket online, Senin (31/3/2025).
Samosir, Borneopos.com - Tepat dihari pertama lebaran, ratusan masyarakat yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Tomok menggelar aksi damai, tolak pemberlakuan tiket online. Aksi damai digelar depan Pintu gerbang KMF (Kapal Motor Ferry) Tao Toba, Senin (31/3/2025) sekira jam 10.00 WIB.
Baca Lainnya :
- Personel Polres Samosir Sigap Bersihkan Pohon Tumbang Yang Ganggu Lalu Lintas di Tele0
- Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga dan Periksa Stok Minyakita0
Tampil sebagai koordinator aksi, Hartoba Sidabutar mengutarakan penolakan tiket online dikarenakan jajanan warga setempat berupa UMKM tidak laku dijual lagi.
Senada dengan Hartoba Sidabutar, Parulian Manurung menyatakan pemberlakukan tiket online sangat merugikan masyarakat tomok karena bagaimananpun pengunjung yang berkendaraan tidak sempat lagi singgah di tempat wisata tomok.
Mantan Anggota DPRD Samosir periode 2015-2020 Wisnu Wardana Sidabutar mengecam pemberlakuan tiket online. Karena beroperasi Ferry Penyebrangan Tomok - Ajibata didukung penuh masyarakat tomok
"Kepada Pihak Management Tao Toba agar pemberlakuan tiket online ditiadakan. Selamanya Tetap offline," pinta Wisnu dengan suara lantang, Senin (31/3/2025).
Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung diwakili Kabid ASDP Rikardo Sidabutar menampung aksi damai dengan mengarahkan massa ke ruangan tunggu, agar tidak menghalangi pintu gerbang masuk.
Untuk diketahui, kewewenangan penjualan tiket online ada pada pemerintahan pusat.
Ditempat yang Sama pihak Management KMF Tao Toba sahut Renaldy Raja Gukguk mengatakan pemberlakuan tiket online khusus Tomok - Ajibata masih belum dilaksanakan.
Hans Sidabutar Camat Simanindo memberikan. Pengarahan agar massa menenangkan diri dan menyampaikan aspirasi kepada pimpinan kabupaten dengan tertib dan damai.
"Mari kita menjaga Ketertiban Daerah wisata Tomok," Ajaknya. (ril/red)

Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
Berita SAMOSIR














