- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Warga Tomok Tolak Penjualan Tiket Online KMF Tao Toba, Penyeberangan Tomok-Ajibata, Ini Alasannya!

Keterangan Gambar : Aksi damai warga Tomok tak penjualan tiket online, Senin (31/3/2025).
Samosir, Borneopos.com - Tepat dihari pertama lebaran, ratusan masyarakat yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Tomok menggelar aksi damai, tolak pemberlakuan tiket online. Aksi damai digelar depan Pintu gerbang KMF (Kapal Motor Ferry) Tao Toba, Senin (31/3/2025) sekira jam 10.00 WIB.
Baca Lainnya :
- Personel Polres Samosir Sigap Bersihkan Pohon Tumbang Yang Ganggu Lalu Lintas di Tele0
- Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga dan Periksa Stok Minyakita0
Tampil sebagai koordinator aksi, Hartoba Sidabutar mengutarakan penolakan tiket online dikarenakan jajanan warga setempat berupa UMKM tidak laku dijual lagi.
Senada dengan Hartoba Sidabutar, Parulian Manurung menyatakan pemberlakukan tiket online sangat merugikan masyarakat tomok karena bagaimananpun pengunjung yang berkendaraan tidak sempat lagi singgah di tempat wisata tomok.
Mantan Anggota DPRD Samosir periode 2015-2020 Wisnu Wardana Sidabutar mengecam pemberlakuan tiket online. Karena beroperasi Ferry Penyebrangan Tomok - Ajibata didukung penuh masyarakat tomok
"Kepada Pihak Management Tao Toba agar pemberlakuan tiket online ditiadakan. Selamanya Tetap offline," pinta Wisnu dengan suara lantang, Senin (31/3/2025).
Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung diwakili Kabid ASDP Rikardo Sidabutar menampung aksi damai dengan mengarahkan massa ke ruangan tunggu, agar tidak menghalangi pintu gerbang masuk.
Untuk diketahui, kewewenangan penjualan tiket online ada pada pemerintahan pusat.
Ditempat yang Sama pihak Management KMF Tao Toba sahut Renaldy Raja Gukguk mengatakan pemberlakuan tiket online khusus Tomok - Ajibata masih belum dilaksanakan.
Hans Sidabutar Camat Simanindo memberikan. Pengarahan agar massa menenangkan diri dan menyampaikan aspirasi kepada pimpinan kabupaten dengan tertib dan damai.
"Mari kita menjaga Ketertiban Daerah wisata Tomok," Ajaknya. (ril/red)

Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
Berita SAMOSIR














