- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
- Setda Kotabaru Dorong ASN Cerdas Finansial di Era Digital
- Kotabaru Sambut Tim Penilai Lomba Desa Kalsel
- Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Pemkab Kotabaru Gelar Apel Hari Kesadaran Nasional
- 30 Pemuda Kotabaru Ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Digitalisasi Usaha di Tanah Bumbu
- Disparpora dan IOSKI Kotabaru Gelar Pelatihan SKJ 2022 dan SAIH untuk Guru PJOK
- Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
- Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata
Warga Tomok Tolak Penjualan Tiket Online KMF Tao Toba, Penyeberangan Tomok-Ajibata, Ini Alasannya!

Keterangan Gambar : Aksi damai warga Tomok tak penjualan tiket online, Senin (31/3/2025).
Samosir, Borneopos.com - Tepat dihari pertama lebaran, ratusan masyarakat yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Tomok menggelar aksi damai, tolak pemberlakuan tiket online. Aksi damai digelar depan Pintu gerbang KMF (Kapal Motor Ferry) Tao Toba, Senin (31/3/2025) sekira jam 10.00 WIB.
Baca Lainnya :
- Personel Polres Samosir Sigap Bersihkan Pohon Tumbang Yang Ganggu Lalu Lintas di Tele0
- Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga dan Periksa Stok Minyakita0
Tampil sebagai koordinator aksi, Hartoba Sidabutar mengutarakan penolakan tiket online dikarenakan jajanan warga setempat berupa UMKM tidak laku dijual lagi.
Senada dengan Hartoba Sidabutar, Parulian Manurung menyatakan pemberlakukan tiket online sangat merugikan masyarakat tomok karena bagaimananpun pengunjung yang berkendaraan tidak sempat lagi singgah di tempat wisata tomok.
Mantan Anggota DPRD Samosir periode 2015-2020 Wisnu Wardana Sidabutar mengecam pemberlakuan tiket online. Karena beroperasi Ferry Penyebrangan Tomok - Ajibata didukung penuh masyarakat tomok
"Kepada Pihak Management Tao Toba agar pemberlakuan tiket online ditiadakan. Selamanya Tetap offline," pinta Wisnu dengan suara lantang, Senin (31/3/2025).
Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung diwakili Kabid ASDP Rikardo Sidabutar menampung aksi damai dengan mengarahkan massa ke ruangan tunggu, agar tidak menghalangi pintu gerbang masuk.
Untuk diketahui, kewewenangan penjualan tiket online ada pada pemerintahan pusat.
Ditempat yang Sama pihak Management KMF Tao Toba sahut Renaldy Raja Gukguk mengatakan pemberlakuan tiket online khusus Tomok - Ajibata masih belum dilaksanakan.
Hans Sidabutar Camat Simanindo memberikan. Pengarahan agar massa menenangkan diri dan menyampaikan aspirasi kepada pimpinan kabupaten dengan tertib dan damai.
"Mari kita menjaga Ketertiban Daerah wisata Tomok," Ajaknya. (ril/red)

Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita SAMOSIR














