- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Siaga Bencana, Pemkab Kotabaru Tekankan Peran Aktif Masyarakat

Keterangan Gambar : Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 di kawasan Siring Laut, Rabu (6/5/2026).
Kotabaru, Borneopos.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 di kawasan Siring Laut, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana, khususnya yang dipicu oleh perubahan iklim.
Baca Lainnya :
- Kotabaru Raih Juara 1 Creative Financing Transformasi Entrepreneur Government0
- Di Ulang Tahun ke-46, Hj. Suwanti Dapat Apresiasi BP3K-RI atas Kiprah Membangun Kotabaru.0
Apel tersebut dipimpin Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati H. Muhammad Rusli. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara mulai dari penyusunan barisan, kedatangan pimpinan apel, penghormatan pasukan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemeriksaan pasukan, hingga pembunyian sirine kebencanaan sebagai penanda peringatan nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengungkapkan bahwa tahun 2026 diperkirakan akan dipengaruhi fenomena El Nino yang berpotensi memicu musim kemarau lebih awal dan berkepanjangan. Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko terjadinya kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
Ia menekankan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Kesadaran dan kesiapan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Kotabaru yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan menjadikannya rawan terhadap berbagai jenis bencana. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada serta proaktif dalam menjaga lingkungan.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, serta menyiapkan langkah-langkah darurat seperti jalur evakuasi dan perlengkapan tanggap bencana secara mandiri.
Selain itu, peran relawan dan petugas pemadam kebakaran turut diperkuat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran permukiman, tetapi juga dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Kotabaru turut memperkenalkan aplikasi Si Harapan Ceria (Sistem Informasi Hitung Cepat Kerusakan dan Kerugian Pascabencana). Aplikasi ini berfungsi untuk mempercepat proses identifikasi dampak bencana, mulai dari pendataan kerusakan hingga penyusunan langkah pemulihan.
Data yang dihasilkan dari aplikasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan pemulihan di berbagai sektor.
Dengan adanya inovasi tersebut, BPBD Kabupaten Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana secara lebih terstruktur dan responsif.
Melalui apel ini, pemerintah berharap tercipta sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana serta memperkuat semangat gotong royong demi keselamatan bersama. (ril/red)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru


.jpg)









