- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
Serius Lindungi Pekerja, Kabalai WASNAKER IV Kalsel Husni Thamrin Gagas Program *Sobat Pekerja*

Keterangan Gambar : Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan Daerah Wilayah IV Kalsel, Husni Thamrin S.Kom
Kotabaru, Borneopos.com - Upaya perlindungan terhadap pekerja di wilayah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu terus menjadi atensi dan perhatian serius Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Wilayah IV.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Festival Akrab 20250
- Bapperida Gelar Workshop Dorong Akselerasi Kabupaten Sehat di Kotabaru0
Salah satu langkah konkrit yang digagas oleh Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Wilayah IV Husni Thamrin S.Kom adalah melalui "Supervisi dan Observasi Bagi Tenaga Kerja untuk Peningkatan K3 dan Norma Kerja (Sobat Pekerja)".
Kepada Borneopos.com, Senin (27/10/2025) Husni Thamrin S. Kom memaparkan lahirnya ide program "Sobat Pekerja" karena adanya berbagai persoalan ketenagakerjaan yang harus di selesaikan secara sistematis dan terstuktur.
"program "Sobat Pekerja" memetakan beberapa persoalan yang sering dijumpai dilapangan adalah rendahnya kesadaran pekerja terhadap keselamatan kerja, penerapan prosedur K3 yang belum merata, dan pengawasan lapangan yang tidak konsisten," terang Husni.
Selain itu kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan menyebabkan informasi mengenai risiko dan pelanggaran norma kerja sulit dipantau secara cepat.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, menurunkan produktivitas, serta melemahkan akuntabilitas dalam pengelolaan tenaga kerja.
Namun demikian, lanjut Husni, program "Sobat Pekerja" juga menawarkan solusi-solusi yang sangat mungkin dilakukan dan diterapkan, antara lain mencakup integrasi forum koordinasi pengawasan dengan kegiatan supervisi dan observasi rutin.
Strategi ini meliputi peningkatan kapasitas pengawas melalui pelatihan, penyusunan pedoman prosedur kerja berbasis risiko, dan pembinaan berkelanjutan bagi pekerja dan pengusaha.
Pendekatan ini diharapkan membuat pengawasan lebih responsif, meningkatkan kepatuhan K3, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif, sesuai kondisi yang diharapkan.
Diakhir penjelasannya, Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan Daerah Wilayah IV Kalsel Husni berharap melalui supervisi dan observasi yang terstruktur, program "Sobat Pekerja" dapat menjadi katalisator perubahan yang mendorong peningkatan kualitas pengawasan, penurunan angka keluhan, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah dalam bidang ketenagakerjaan.
"Rancangan aksi perubahan ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang bagi reformasi pengawasan ketenagakerjaan yang lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Selatan," tutupnya.(red)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













