- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
Proyek Dermaga Terpadu Di Hilir Telan Biaya 4,6 Milyar, Warga Berharap Selesai Tepat Waktu

Keterangan Gambar : Situasi proyek dermaga tepadu di Desa Hilir, Rabu (6/11/24)
KOTABARU, BORNEOPOS.COM - Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru terus menggenjot pembanguan dermaga terpadu yang berada di Jl. Nelayan Hilir Muara Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Diskominfo Samarinda Terima Kunjungan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Aplikasi Berbasis Keluarga0
- SMKN 2 Kotabaru Sukses Gelar Job Fair 2024, Ratusan Pencaker Langsung Masukan Lamaran0
Pembangunan proyek dermaga terpadu ini menelan biaya Rp. 4.6 Milyar yang di kerjakan selama 180 hari, dengan nomor kontrak 500.11/338/Drmg-Terpadu/Dishub/2024.
Pekerjaan yang berada di Kelurahan Kotabaru Hilir (jaraknya satu rumah dari kediaman Bupati) ini dikerjakan CV. Habibie Ananda Utama dan konsultan pengawas CV. Borneo Raya Konsultan.
Untuk waktu mulai pekerjaan dan waktu selesai pekerjaan tidak di ketahui, karena tidak dicantumkan pada plang proyek.
Pantauan media borneopos.com dilapangan, Rabu (6/11/24) terlihat 5 orang pekerja sedang melakukan pekerjaan pembuatan rangka lantai jembatan yang dibuat dari kayu ulin.

Adapun bagian yang masih belum selesai dikerjakan adalah bagian pondasi (siring), tanah urug halaman, pagar, bangunan kantor dan lainnya.
Didapat informasi bahwa lambatnya progres pekerjaan dermaga terpadu ini karena kendala pasang surut air laut serta menunggu hasil uji laboratorium terkait kekuatan beton.
Beberapa Awam media mencoba menghubungi Kepala Dinas Perhubungan, Khairian Ansyari baik melalui pesawat telp, WA serta menjumpai ke kantor Dinas Perhubungan Kotabaru, namun hingga berita ini di tayangan Khairian belum bisa dihubungi.
Warga sekitar berharap, proyek dermaga terpadu ini bisa selesai tepat waktu dan dengan kualitas pekerjaan yang baik. (red)




Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Proyek Infrastuktur














