- Bupati Kotabaru Pantau Perkembangan Pembangunan Jembatan Pulau Laut Berbiaya Rp. 6,1 Triliun
- Kembangkan Kawasan Baru, Bupati Kotabaru Cek Lahan Pemda 2 Ribu Hektar di Pulau Laut Kepulauan
- Pemkab kotabaru Gelar Rapat persiapan Penilaian dan Verifikasi Program Peningkatan Kualitas Keluarga
- Awal Tahun Pelindo Kotabaru Tancap Gas, Penumpang Capai 122 Persen dibanding tahun Sebelumnya
- TP PKK Tanah Bumbu Gelar Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Pola Makan Bergizi Keluarga
- Wali Kota Banjarbaru Resmikan Rumah Produksi Bigfast
- Dorong ABK Lebih Terlayani, Banjarbaru Gerak Cepat Tambah 43 Guru Pendamping Khusus
- Hasnuryadi Sulaiman Calon Tunggal Ketua KONI Kalsel, Berkas Pendaftarannya Memenuhi Syarat
- RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan
- PKA Angkatan I Resmi Dibuka, BPSDMD Kalsel Dorong Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif
Tingkatkan Kaulitas Lingkungan, UPTD Laboratorium Lingkungan Kalsel dan Banjarbaru Jalin Kerja Sama

Keterangan Gambar : kerja sama dengan UPT Laboratorium Lingkungan Kota Banjarbaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Senin (3/3/2026) kemarin.
Kalsel, Borneopos.com - UPTD Laboratorium Lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan resmi menjalin kerja sama dengan UPT Laboratorium Lingkungan Kota Banjarbaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Senin (3/3/2026) kemarin.
Baca Lainnya :
- Safari Ramadan 1447 H Menggema di Cempaka, Wali Kota Lisa Perkuat Ukhuwah Bersama Warga Sungai Tiung0
- Pesantren Ramadhan 1447 H: Upaya Pemko Banjarbaru Cetak Generasi Cerdas dan Religius0
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar laboratorium lingkungan di tingkat daerah.
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan, Masliyana, mengatakan kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pengujian lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di kedua laboratorium.
“Melalui kerja sama ini kita ingin memperkuat sinergi antar laboratorium lingkungan, khususnya dalam peningkatan kompetensi SDM, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kualitas pengujian agar hasil uji yang dihasilkan semakin andal dan akurat,” kata Masliyana, Banjarbaru, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan secara berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap kedua laboratorium dapat saling mendukung dalam menghadapi tantangan pengelolaan lingkungan yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Masliyana juga menegaskan bahwa peran laboratorium lingkungan sangat penting dalam mendukung kebijakan dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan lingkungan hidup.
“Keberadaan laboratorium lingkungan menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Melalui hasil pengujian yang valid dan terpercaya, kita dapat memberikan data yang akurat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui kerja sama ini diharapkan peran laboratorium lingkungan di daerah semakin optimal dalam mendukung upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta menjaga kualitas lingkungan bagi masyarakat.(red/mcks)


Baca Lainnya :
- Balangan Diterjang Banjir Bandang, WALHI Kalsel: Ini Kegagalan Tata Kelola Lingkungan0
- Meratus Resmi Berstatus UNESCO Global Geopark, Pemprov Kalsel Komitmen Pengelolaan Berkelanjutan0
Berita KALSEL












