- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Polda Kalsel Musnahkan 65,5 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Keterangan Gambar : Pemusnahan narkoba, Rabu (15/01/24).
Banjarbaru, Borneo Pos -- Polda Kalimantan Selatan menggelar Pemusnahan barang bukti narkoba di Lobby Polda Kalsel di Banjarbaru, Rabu (15/01/2025).
Sekitar 65,5211,15 gram sabu, 12,174 butir ekstasi, serta 576, 99 gram barang bukti yang akan di musnahkan.
Baca Lainnya :
- Alumni Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Polda Kalsel Gelar Lari Bahagia dan Baksos Ketahanan Pangan 0
- Sambang Nusa Presisi, Polda Kalsel Gelar Baksos Dan Tebar Bibit Ikan0
Acara dihadiri oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Wakapolda Kalsel Brigjen pol Golkar Pangarso Rahardjo, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Nurullah, dan Kepala BNN Kalsel Brigjen Pol. Wisnu Andyana, serta elemen terkait.
Dalam acara, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan S.I.K., M.H., mengungkapkan hingga saat ini bandar terbesar Ferdy Pratama hingga saat ini belum bisa di tangkap. Dan pihak kepolisian akan terus memberantas peredaran sabu.
"Untuk bandar terbesar, hingga saat ini masih menjadi buronan oleh Polda Kalsel, dan Polda-Polda lain nya. Narkoba sendiri menawarkan keuntungan yang menakjubkan bagi bandar bandar,"ungkap Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Selanjutnya, dirinya menyebutkan Kalimantan Selatan hingga saat ini masih masih diminati bandar untuk peredaran narkoba.
"Setelah kita lihat dari penangkapan penangkapan yang ada Kalsel sendiri, merupakan pasar yang cukup menggiurkan untuk peredaran narkoba," jelasnya.
Dengan demikian Polda akan memperketat di wilayah masuk ke Indonesia khususnya Kalimantan Selatan dari peredaran narkoba.
Selanjutnya, menanggapi maraknya peredaran narkoba di Kalimantan Selatan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalsel Brigjen Pol Wisnu Andyana, mengatakan BNN masih membuka rehabilitasi untuk pengguna narkoba yang ingin menghilangkan ketergantungan kepada semua jenis narkoba.
" Untuk korban ketergantungan dari narkoba, silahkan rehabilitasi ke BNN, dan jangan takut untuk korban tidak akan di jatuhi pidana, kecuali pemakai tersebut juga merangkap ikut memasarkan narkoba," pungkasnya. (ril/red)

Baca Lainnya :
- AKBP Doli M Tanjung Resmi Jabat Kapolres Kotabaru, Gantikan AKBP Tri Suhartanto0
- Kapolda dan Ketua Bhayangkari Kalsel Raih Penghargaan Kak Seto Award 20240
Berita Hukum & Kriminal














