- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Pemprov Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan untuk Jaga Ketersediaan Beras di Daerah

Keterangan Gambar : Pemprov Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan untuk Jaga Ketersediaan Beras di Daerah
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel terus memperkuat sistem Cadangan Pangan Masyarakat (CPM) dengan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pengelolaan lumbung pangan masyarakat yang tersebar di berbagai daerah.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Perkuat Keamanan Pangan, Pelaku Usaha PSAT Didorong Kantongi Sertifikasi0
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia0
Kegiatan yang diikuti petugas teknis kabupaten/kota dan kelompok tani pengelola lumbung pangan tersebut bertujuan memastikan kondisi stok cadangan pangan tetap tersedia, berkualitas, serta dikelola sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Muhammad Maulidinsyah Sarasakti, mengatakan saat ini terdapat 181 lumbung pangan masyarakat yang tersebar di Kalimantan Selatan. Sebanyak 54 lumbung di 12 kabupaten/kota menjadi lokasi penyimpanan gabah titipan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Cadangan Pangan Masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini adalah melihat kondisi stok cadangan pangan di masyarakat hingga posisi terakhir. Kami juga meminta laporan dari para pengelola terkait peremajaan stok, berapa yang sudah dikeluarkan, kemudian berapa yang sudah diganti kembali, sehingga cadangan pangan tetap bergulir,” ujarnya.
Menurut Maulidinsyah, berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan cadangan pangan di lumbung masyarakat masih sangat mencukupi, bahkan melebihi jumlah minimal yang harus tersedia. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan cadangan pangan masyarakat berjalan dengan baik.
Meski demikian, ia menegaskan stok pangan tidak boleh disimpan terlalu lama. Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan secara rutin mendorong pelaksanaan peremajaan stok agar kualitas gabah tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan mutu.
“Peremajaan dilakukan secara berkala. Stok yang lebih dulu disimpan harus dikeluarkan terlebih dahulu, kemudian diganti dengan stok baru. Tujuannya agar kualitas cadangan pangan tetap baik dan tidak rusak selama penyimpanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kelompok tani pengelola diperbolehkan menjual stok lama sebagai bagian dari mekanisme perputaran cadangan pangan. Namun, jumlah yang dikeluarkan wajib diganti dengan jumlah yang sama sehingga kapasitas cadangan tetap terpelihara.
“Misalnya ada 500 kilogram yang dikeluarkan, maka harus diganti lagi sebanyak 500 kilogram. Dengan begitu stok tetap tersedia, tetapi selalu dalam kondisi baru,” katanya.
Menurutnya, keberadaan lumbung pangan masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Selain menjadi cadangan saat terjadi gejolak pasokan, lumbung pangan juga menjadi sumber bantuan pangan tercepat ketika masyarakat terdampak bencana alam maupun kondisi darurat lainnya.
“Lumbung pangan masyarakat merupakan garda terdepan dalam penanganan kerawanan pangan. Ketika terjadi bencana atau masyarakat mengalami kesulitan memperoleh pangan, cadangan yang ada di lumbung inilah yang pertama kali dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga,” pungkasnya.(red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)

.jpg)







