- Dinsos Kalsel Siaga Bencana, Dukung Realisasi Bendungan Riam Kiwa untuk Tekan Risiko Banjir
- Dinsos Kalsel Kawal Janji Kampanye Gubernur di Bidang Sosial, Fokus Perbaikan Data dan Layanan PPKS
- Pastikan Transportasi Berjalan Lancar Jelang Lebaran, Komisi II DPRD Gelar Rapat
- Safari Ramadhan ke-4 di Sampanahan, Pemkab Kotabaru Serap Aspirasi Masyaraka
- Pesantren Ramadhan 1447 H: Upaya Pemko Banjarbaru Cetak Generasi Cerdas dan Religius
- Kadisdikbud Kalsel Tegaskan Prinsip, No One Left Behind dalam Safari Ramadan di Balangan
- Kunjungi Tabalong, Disdikbud Kalsel Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Buka Puasa Bersama, Disdikbud Kalsel Perkokoh Sinergi Majukan Pendidikan dan Kebudayaan
- Pernyataan Sikap AJI: Presiden Bunuh Media Lewat Amerika
- Pemko Banjarbaru Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Sosialisasi Kampung Siaga Bencana

Keterangan Gambar : Warga Desa Karang Bintang mengikuti Sosialisasi Kampung Siaga Bencana yang digelar Dinas Sosial Tanah Bumbu, Jumat (14/11/2025).
BATULICIN, Borneopos.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Melalui Dinas Sosial, kegiatan Sosialisasi Kampung Siaga Bencana (KSB) kembali digelar dengan tema “Kampung Siaga Bencana Pilar Ketangguhan Masyarakat” di Kantor Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Jumat (14/11/2025).
Baca Lainnya :
- Pemkab Tanah Bumbu Susun Strategi Investasi Perikanan0
- Pemkab Tanah Bumbu Didorong Keterbukaan Informasi Publik0
Sosialisasi ini mengajak masyarakat memahami risiko bencana di wilayahnya, mengenal ancaman yang umum terjadi, serta mengetahui langkah mitigasi yang dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana. Hal ini menjadi penting mengingat karakter geografis Tanah Bumbu yang memiliki potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, hingga tanah longsor.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Sosial, Liana Hamita—yang disampaikan oleh Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Muhammad Supian—menyebut bahwa peningkatan literasi kebencanaan di tingkat desa merupakan kunci membangun masyarakat yang lebih siap dan mandiri.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar memberi dampak bagi warga, baik dalam pemahaman risiko maupun upaya mitigasi. Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembentukan Kampung Siaga Bencana menjadi langkah strategis agar desa memiliki struktur penanggulangan bencana yang jelas, relawan yang terlatih, serta sistem komunikasi dan evakuasi yang terkoordinasi.
Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Desa Karang Bintang, Muhammad Ikbal, perangkat desa, relawan penanggulangan bencana, dan perwakilan warga. Materi teknis disampaikan oleh narasumber BPBD Tanah Bumbu, Muhammad Ahsani Fauzan, yang menjelaskan pentingnya mengenali ancaman lokal serta membangun respons cepat berbasis komunitas.
Dinas Sosial berharap, melalui edukasi ini Karang Bintang dapat berkembang menjadi kawasan yang resilien, mampu mengurangi dampak bencana, dan menjadi model desa tangguh di Tanah Bumbu.(*)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











