- Pesona Kampung Nelayan Kotabaru Tak Pernah Surut
- Pemprov Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Posyandu dibantu Bibit Tanaman Obat dan Sayur
- Gubernur Kalsel Dorong Hilirisasi Batubara Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen
- BI Kalsel Paparkan Strategi, Investasi dan Hilirisasi Batubara untuk Capai Pertumbuhan 8,1 Per
- Disparpora Kotabaru Dorong GEKRAFS Dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Pertunjukan Even
- Pemkab Kotabaru Gandeng Investor, Percepat Pemerataan Listrik dan Dukung Investasi
- Opini | Catatan WALHI Kalsel atas Dilantiknya Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat
- Bupati Kotabaru Pantau Perkembangan Pembangunan Jembatan Pulau Laut Berbiaya Rp. 6,1 Triliun
- Kembangkan Kawasan Baru, Bupati Kotabaru Cek Lahan Pemda 2 Ribu Hektar di Pulau Laut Kepulauan
- Pemkab kotabaru Gelar Rapat persiapan Penilaian dan Verifikasi Program Peningkatan Kualitas Keluarga
Gubernur Kalsel Dorong Hilirisasi Batubara Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen

Keterangan Gambar : Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan pentingnya penguatan hilirisasi sumber daya alam, khususnya batubara, sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi daerah menuju target pertumbuhan 8,1 persen.
Kalsel, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan pentingnya penguatan hilirisasi sumber daya alam, khususnya batubara, sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi daerah menuju target pertumbuhan 8,1 persen.
Baca Lainnya :
- BI Kalsel Paparkan Strategi, Investasi dan Hilirisasi Batubara untuk Capai Pertumbuhan 8,1 Per0
- Disparpora Kotabaru Dorong GEKRAFS Dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Pertunjukan Even 0
Hal tersebut disampaikan usai memimpin High Level Meeting (HLM) Transformasi Ekonomi Menuju 8,1 persen di kediaman pribadi Gubernur di Banjarmasin, Rabu (29/4/2026) malam.
Gubernur Muhidin mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, termasuk peneliti dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), yang memaparkan potensi pengolahan batubara menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk.
Menurutnya, selama ini batubara Kalimantan Selatan masih dominan dijual dalam bentuk mentah, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut untuk mendorong hilirisasi yang memberikan nilai ekonomi lebih tinggi.
“Selama ini batubara kita dijual dalam bentuk mentah. Hari ini kita membahas bagaimana jika dilakukan hilirisasi, termasuk kemungkinan menjadikannya sebagai pupuk. Kita minta dihitung secara matang, mana yang lebih menguntungkan, baik dari sisi ekonomi maupun pasar,” ujar Muhidin.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga membuka ruang diskusi bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hadir untuk menggali lebih dalam aspek teknis, keekonomian, hingga potensi pasar dari produk turunan batubara tersebut.
Menurutnya, keputusan untuk mendorong hilirisasi harus berbasis perhitungan komprehensif agar dapat diterapkan secara realistis oleh pelaku usaha.
Dalam forum tersebut, turut dibahas hasil penelitian terkait teknologi pengolahan batubara serta inovasi lain, termasuk pemanfaatan material batuan untuk pengolahan air bersih.
Gubernur menilai, inovasi-inovasi dari kalangan akademisi tersebut menjadi peluang yang perlu didalami lebih lanjut oleh pemerintah daerah.
“Kita juga mendengar paparan dari peneliti terkait pemanfaatan batuan untuk menjernihkan air yang tidak layak menjadi layak konsumsi. Ini juga menarik dan akan kita dalami lebih lanjut,” tambahnya.
Kegiatan HLM ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalsel, serta Kepala BPKP Kalsel, dan diikuti seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berbasis inovasi.(red/mcksl)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL









