- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Pemkab Kotabaru Raih Sertifikat Bebas Frambusia 2025 dari Kemenkes RI

Keterangan Gambar : Sertifikat bebas Frambusia 2025.
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru berhasil meraih sertifikat bebas Frambusia, sebuah penghargaan ditingkat Nasional yang diberikan Kementerian Kesehatan RI. Penghargaan ini diterima Sekretaris Daerah Eka Saprudin, AP, M. AP bersama Kepala Dinas Kesehatan Erwin Simanjuntak, SKM, M.AP secara daring di ruang kerja Sekda, kantor Bupati, sebelimbingan, Rabu (20/08/2025).
Baca Lainnya :
- Wamen Transmigrasi RI Kunjungi Batola, Serahkan Bantuan Jalan Tani Senilai Rp. 4,8 Miliar.0
- Pesan Sekda Kotabaru Kepada Kepala Dinas: Jalankan Amanah Jabatan dengan Hati dan Integritas0
Penyerahan sertifikat secara daring ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memberikan apresiasi dan pengakuan terhadap upaya daerah dalam memberantas penyakit frambusia.
Frambusia merupakan penyakit menular yang menyerang kulit, tulang, dan tulang rawan, umumnya dialami masyarakat di daerah tropis.
Sertifikat bebas frambusia tahun ini diberikan ke sejumlah kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Kotabaru.
Dalam penilaian, Kabupaten Kotabaru melalui beberapa aspek, seperti komitmen Pemerintah Daerah dalam pencegahan, deteksi, penanganan Frambusia, dan telah lulus uji assessment eleminasi frambusia oleh Kementrian Kesehatan.
Perlu diketahui, untuk penilaian assesment eleminasi frambusia di Kabupaten Kotabaru, dilaksanakan pada akhir tahun 2024, dan hasilnya dinyatakan lulus dengan memenuhi syarat untuk menjadi Kabupaten penerima sertifikat eleminasi frambusia.
Keberhasilan tersebut, merupakan bukti nyata peran Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kotabaru beserta jajaran dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kotabaru, khususnya upaya menghilangkan penyakit frambusia.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap capaian ini menjadi motivasi untuk meraih keberhasilan serta semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.(ril/red)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru


.jpg)









