- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Kotabaru Menggelar Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (PPPS) Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026, pada Jum’at (27/03/2026) di Ruang Zona Partisipasi Lantai 3 Kantor Bapperida.
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru Menggelar Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (PPPS) Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026, pada Jum’at (27/03/2026) di Ruang Zona Partisipasi Lantai 3 Kantor Bapperida.
Baca Lainnya :
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar0
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional0
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting serta Pedoman Pelaksanaan Konvergensi Pemerintah Daerah dalam Upaya Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.
Selain itu, Kegiatan ini menjadi bagian penting Pemerintah Daerah guna menyelaraskan program percepatan penurunan stunting secara lebih efektif dan terarah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S. Sos menyampaikan, bahwa Visi pembangunan nasional yang diusung oleh Bapak Presiden yaitu, Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
“Dalam asta cita ke-4 ditegaskan pentingnya penguatan sektor kesehatan dan gizi, termasuk percepatan penurunan stunting,” ucapnya.
Wakil juga memaparkan, Pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14,4 persen pada tahun 2029, dan mencapai 5 persen pada tahun 2045.
“Ini bukan sekedar angka, tetapi merupakan komitmen untuk memastikan generasi masa depan indonesia tumbuh sehat, cerdas dan produktif,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, berdasarkan data survei kesehatan indonesia, prevalensi stunting di Kabupaten Kotabaru menujukkan fluktuasi yang perlu menjadi perhatian serius. Tahun 2021 sebesar 21,8 persen, meningkat pada tahun 2022 menjadi 31,6 persen kemudian menurun pada tahun 2023 menjadi 20,1 persen, namun kembali naik pada tahun 2024 menjadi 23,2 persen.
“Data ini menujukkan bahwa upaya kita selama ini sudah memberikan hasil, namun masih belum konsisten dan memerlukan penguatan yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Wakil Bupati berharap, berbagai permasalahan dan kendala yang masih dihadapi di tingkat kecamatan dan desa dapat diidentifikasi sehingga dapat dirumuskan solusi yang komprehensif dan dapat dijalankan secara bersama-sama.
“Saya berharap melalui forum ini, kita dapat menghasilkan rumusan program prioritas yang benar-benar menyentuh akar permasalahan, berbasis data, serta dapat diimpelementasikan secera efektif ditingkat desa dan kecamatan,” imbuhnya.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Wakil Bupati Kotabaru, Wakil Ketua I TP. PKK Kotabaru, serta Kepala Bapperida Kabupaten Kotabaru, dan perwakilan Camat, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru.(red/ril)




Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru


.jpg)









