- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
OPINI | Kotabaru Sambut Pemimpin Baru, Evaluasi Pejabat Tak Kompeten

Keterangan Gambar : Muzakir Fachmi, Kamis (23/01/25).
Oleh : Muzakir Fachmi
Pasca penetapan oleh DPRD Kotabaru atas pasangan terpilih bupati Kotabaru periode tahun 2025 - 2030, masyarakat tinggal menunggu saat-saat pelantikan (6 Februari 2025) untuk dapat merasakan janji-janji kampanye yang telah diucapkan pasangan terpilih.
Baca Lainnya :
- Kepala Daerah Non-Sengketa Dilantik 6 Februari 20250
- Debat Diwarung Tuak Berujung Penikaman Hingga Tewas0
Slogan "Kotabaru Hebat" yang diusung tentu bukan sekedar bombastis tapi sebuah komitmen pembangunan yang ingin diwujudkan.
Untuk mewujudkan komitmen itu sudah pasti pasangan bupati terpilih harus didukung pejabat bawahan yang juga punya komitmen dan kinerja yang bagus. Bagaimana pun, kualitas pejabat yang akan membantu pasangan bupati harus sesuai dengan kualifikasi baik kapasitasnya maupun kapabilitasnya.
Bercermin dari pemerintahan yang ada saat ini tentu ini harus menjadi catatan penting pasangan terpilih untuk melakukan evaluasi dan reformasi mengingat banyak pejabat yang diangkat tidak berbasis pada kualifikasi dan kinerja yang dimiliki tapi lebih pada unsur ABS.
Akibatnya banyak pembangunan yang tidak berjalan dengan semestinya sehingga merugikan keuangan daerah dan masyarakat.
Sudah bukan rahasia kalau beberapa tahun terakhir banyak sekali proyek-proyek daerah yang mangkrak dan molor pembangunannya. Ini tentu menjadi preseden buruk pemimpin yang ada.
Selamat kepada pasangan H. Rusli dan Syairi Mukhlis atas terpilihnya untuk memimpin Kotabaru lima tahun ke depan. Kami tunggu bukti dari janji-janjinya.(*red)
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
Berita Kotabaru


.jpg)









