- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Menbud Fadli Zon Buka Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Banjarmasin

Keterangan Gambar : Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat membuka secara resmi Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Banjarmasin, Minggu (14/9/2025)
Banjarmasin, Borneopos.com - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, secara resmi membuka Temu Karya Taman Budaya (TKTB) se-Indonesia ke-XXIV di Banjarmasin, Minggu (14/9/2025) malam. Mengusung tema “Suluh Budaya Gerbang Nusantara”, kegiatan ini menandai peran Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah dalam ajang seni dan budaya nasional.
Baca Lainnya :
- Disparpora Gelar Bupati Cup 2025 Futsal Competition0
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Desa Dirgahayu Diringkus Polres Kotabaru0
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini diikuti 21 perwakilan taman budaya se-Indonesia. Rangkaian acaranya meliputi pameran seni rupa, rapat koordinasi kepala taman budaya se-Indonesia, dialog seni rupa, pawai budaya, serta penampilan seni dari seluruh perwakilan peserta.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa TKTB merupakan agenda penting dalam pemajuan kebudayaan sebagai identitas dan jati diri bangsa.
“Sangatlah tepat bila taman budaya sebagai pusat kegiatan seni difungsikan sebagai bagian dari upaya memajukan budaya nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat berkontribusi lebih besar bagi peradaban dunia,” ujarnya.
Fadli juga berharap taman budaya dapat berperan sebagai ruang terbuka sekaligus kawasan terpadu untuk pelestarian, pengembangan, pembinaan, dan apresiasi terhadap berbagai bentuk ekspresi budaya, baik tradisional, modern, maupun kontemporer.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi, menyampaikan bahwa TKTB bukan hanya memperlihatkan kekayaan budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-seniman, budayawan, dan pegiat seni dari seluruh Indonesia.
“Dengan tema Suluh Budaya Gerbang Nusantara, kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemprov Kalsel memajukan kebudayaan, yaitu bagaimana seni dan tradisi bisa terus berkembang tanpa kehilangan akar,” katanya.
Hasnuryadi menambahkan, Kalimantan Selatan memiliki kekayaan budaya yang khas, seperti madihin, wayang Banjar, seni tari, musik, serta berbagai ritual adat yang masih hidup di tengah masyarakat. Semua itu, menurutnya, merupakan identitas Banua sekaligus memperkaya khazanah budaya Indonesia.
“Kami bersyukur dipercaya menjadi tuan rumah TKTB ke-XXIV. Semoga momentum ini memperkuat posisi taman budaya sebagai pusat kreativitas, edukasi, dan pelestarian budaya, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tutupnya. (Red/MCKalsel)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita NASIONAL



.jpg)
1.jpg)
.jpg)







