- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
LSM BP3K-RI Minta Gubernur Muhidin Tinjau Ulang Pengangkatan Tuti Jadi Kepala Bapedda Kalsel

Keterangan Gambar : Pimpinan BP3K-RI Kalsel, Muslim.
Kotabaru, Borneopos.com - "Kami menyesalkan langkah Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin yang melantik mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru Suprapti Tri Astuti (Tuti) sebagai Kepala Bapedda Provinsi Kalsel," Ucap pimpinan BP3K-RI Kalimantan Selatan, Muslim usai melaksanakan unjuk rasa dan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Kotabaru, Rabu (15/10/2025).
Baca Lainnya :
- Bang Tungku Akan Unjuk Rasa di Kantor Bupati Kotabaru pada 15 Oktober 20250
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
Menurut Muslim, langkah yang diambil Gubernur Kalimantan Selatan kurang tetap dan tidak bijaksana.
Muslim menuturkan, banyak persoalan yang di tinggalkan oleh mantan Kadis PUPR Kotabaru Suprapti Tri Astuti di bumi saijaan.
Nemun sepertinya, lanjut Muslim rapot merah Suprapti Tri Astuti semasa menjabat Kepala Dinas PUPR Kotabaru tidak menjadi pertimbangan Gubernur.
"Yang pasti dan sudah kami laporkan ada proyek jembatan gantung gendang timburu porensi kerugian daerah 2 miliar, proyek jembatan sulangkit dan proyek jalan lalapin," yang Muslim.
Jadi kami mohon dan meminta kepada Gubernur Kalimantan Selatan untuk meninjau ulang keputusan pengangkatan Suprapti Tri Astuti sebagai Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan sampai semua persoalan dugaan korupsi di Kotabaru selesai.
"Sekali lagi kami mohon, agar Gubernur Kalsel meninjau ulang posisi yang di berikan kepada Suprapti Tri Astuti sebagai kepala Bappeda, karena ini bisa memengaruhi akuntabilitas pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan," terang Muslim.
Diakhir penjelasannya Muslim menegaskan bahwa BP3K-RI akan segera bersurat ke Gubernur untuk menindaklanjuti hal ini.
"Kami akan segera melayangkan surat kepada Gubernur Kalimantan Selatan, paling lambat minggu depan, dalam surat itu nanti akan kami menyampaikan dan menjelaskan beberapa hal untuk menjadi pertimbangan Gubernur, serta melampirkan bukti-bukti persoalan-persoalan yang di tinggalkan oleh Suprapti Tri Astuti di Kotabaru," tutupnya. (red)

Baca Lainnya :
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
- Bang Tungku Apresiasi Inspektorat Kotabaru Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Jembatan Sulangkit0










