- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Bang Tungku Akan Unjuk Rasa di Kantor Bupati Kotabaru pada 15 Oktober 2025
3.jpg)
Keterangan Gambar : Bang Tungku saat orasi di depan kantor DPRD Kotabaru.
Kotabaru, Borneopos.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Kaki Gunung Sebatung (AKGUS) Kotabaru akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Kotabaru pada hari Rabu, tanggal 15 Oktober 2025 nanti.
Baca Lainnya :
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
- Pemkab Kotabaru Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Kalsel0
Sebelum menuju ke kantor Bupati, para pengunjung rasa ini akan terlebih dahulu singgah di kantor Kejaksaan Negeri Kotabaru untuk menyerahkan laporan dugaan tindak pidana korupsi.
Berdasarkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa bertanggal 8 Oktober 2025, yang dilayangkan LSM AKGUS kepada Kapolres Kotabaru dan ditembuskan ke Kapolri dan Kapolda Kalimantan Selatan disebutkan bahwa peserta unjuk rasa lebih kurang 50 orang.
Adapun beberapa tuntutan dan aspirasi yang akan disuarakan oleh LSM AKGUS, antara lain:
1. Adanya dugaan perampasan atau penyerobotan tanah masyarakat di Kotabaru
2. Adanya dugaan korupsi pejabat pemerintah Kotabaru pada anggaran tahun 2023/2024.
3. Menuntut pembangunan jembatan Pulau Laut - Pulau Kalimantan dan rumah sakit stagen.
Dalam penjelasannya kepada Borneopos.com beberapa waktu lalu, Ketua LSM AKGUS, bang Tungku mengatakan bahwa aksi unjuk rasa akan di bareng dengan penyerahan barang simbolis berupa panganan "TAHU" kepada Bupati Kotabaru serta jamu kuat dan telur bebek kepada kepada Kejaksaan Negeri Kotabaru.
"Panganan "TAHU" sebagai simbolik, bahwa setelah di beri tahu melalui aksi unjuk rasa Bupati menjadi tau persoalan-persoalan dugaan korupsi yang ada di SKPD, sedangkan jamu kuat dan telur bebek memberi pesan agar Kejaksaan Negeri Kotabaru mempunyai kekuatan dan semangat untuk mengusut sampai tuntas laporan pengaduan masyarakat dalam dugaantindakpidanakorupsi," ucap bang Tungku. (Red)

Baca Lainnya :
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
- Bang Tungku Apresiasi Inspektorat Kotabaru Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Jembatan Sulangkit0












