- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Lagi, Polresta Samarinda Ungkap Kasus Peredaran Ganja, Dua Tersangka Diamankan

Keterangan Gambar : Terduga pelaku dan barang bukti saat di amankan.
Samarinda, Borneo Pos -- Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda kembali mencatatkan jumlah pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
Baca Lainnya :
- Polresta Samarinda Tangkap Pemilik Sabu, Dihalaman Rumah0
- Curi Sepeda Motor Kenalannya, SI Ditangkap Polisi 0
Tim Satresnarkoba Polresta Samarinda telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika golongan I jenis ganja di kawasan Jalan MT Haryono, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 18.30 WITA.
Hal ini dibenarkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas Polresta Samarinda Iptu Muh Rizal M Zain dan menjelaskan bahwa Dua orang tersangka berhasil diamankan dalam operasi ini, yakni HA (22) dan TA (22).
“Kedua tersangka ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor di pinggir jalan, yang diduga sebagai lokasi transaksi narkotika,” lanjutnya.
Iptu Muh Rizal mengatakan bahwa dalam penggeledahan awal, petugas menemukan 8 bungkus ganja dengan berat 28,42 gram bruto serta satu bungkus lainnya seberat 11,22 gram bruto yang disimpan dalam tas slempang milik NA.
“Dari hasil interogasi, tersangka mengaku masih menyimpan barang bukti tambahan di rumahnya di jalan Revolusi Kelurahan Lok Bahu,” ucap Iptu Muh Rizal.
Ia menjelaskan bahwa Tim Satresnarkoba melakukan penggeledahan di lokasi tersebut dan menemukan 462 gram ganja dalam kresek merah, serta alat-alat pendukung seperti timbangan digital dan plastik klip.
“Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.
“Saat ini, mereka beserta barang bukti telah diamankan di Polresta Samarinda untuk proses hukum lebih lanjut,” tambah Iptu Muh Rizal.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif, dalam pemberantasan narkotika dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Polresta Samarinda berkomitmen untuk terus menindak tegas para pelaku penyalahgunaan narkotika, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari peredaran barang terlarang. (ril/syf)
Baca Lainnya :
- Delapan Warga Samarinda Jadi Tersangka Pembunuhan Akibat Main Hakim Sendiri0
- Pemkot Samarinda Gelar Acara Purna Bakti Polisi Cilik Angkatan I Tahun 20240














