- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat

Keterangan Gambar : Festival Budaya Katir Race Mini dan Pesta Rakyat Desa Pulau Kerasian, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru.
KOTABARU, Borneopos.com – Festival Budaya Katir Race Mini dan Pesta Rakyat Desa Pulau Kerasian, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, menjadi momentum untuk menghidupkan kembali sekaligus melestarikan budaya leluhur Suku Mandar Mammesa.
Baca Lainnya :
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah0
- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api0
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Ir Kamirudin,M.Si mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan dan perlombaan, tetapi menjadi upaya mengenalkan serta menjaga warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Desa Pulau Kerasian.
“Festival yang kita laksanakan hari ini bukan hanya sekadar kegiatan hiburan atau perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk menghidupkan kembali, mengenalkan, dan melestarikan budaya leluhur Suku Mandar Mammesa,” kata Kamirudin dalam sambutannya. Minggu (20/9/2026) .
Ia menjelaskan, tema “Mengembalikan Budaya Leluhur Suku Mandar Mammesa” memiliki makna penting dalam menjaga nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.
Nilai tersebut di antaranya semangat gotong royong, keberanian, kebersamaan, kekeluargaan, penghormatan kepada orang tua dan tokoh adat, serta kecintaan terhadap laut dan lingkungan.
“Budaya bukan sekadar pakaian adat, kesenian, permainan tradisional ataupun tradisi yang ditampilkan dalam sebuah festival. Budaya adalah jati diri dan warisan yang harus kita rawat agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurut Kamirudin, kegiatan seperti ini sangat penting bagi generasi muda agar mereka mengenal akar budaya, bangga terhadap identitas leluhur, dan memiliki tanggung jawab meneruskan warisan tersebut kepada generasi berikutnya.
Selain pelestarian budaya, Katir Race Mini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang memberikan hiburan sekaligus mempererat persaudaraan dan membangun sportivitas masyarakat.
“Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi kehidupan masyarakat pesisir dan budaya maritim yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pulau Kerasian,” katanya.
Sementara Pesta Rakyat diharapkan menjadi wadah berkumpulnya masyarakat untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan persatuan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap Desa Pulau Kerasian.
Kamirudin berharap kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pengrajin, pelaku seni, nelayan, pemuda, dan masyarakat yang bergerak di bidang ekonomi kreatif.
“Dengan demikian, budaya tidak hanya kita lestarikan, tetapi juga dapat menjadi salah satu kekuatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya leluhur agar tidak hilang dan tetap dikenal oleh generasi mendatang.
“Mari kita rawat budaya, kita kuatkan persaudaraan, kita lestarikan tradisi, dan kita kenalkan kekayaan budaya Pulau Kerasian kepada masyarakat yang lebih luas,” ajaknya.
Kamirudin juga berharap Festival Budaya Katir Race Mini dan Pesta Rakyat Desa Pulau Kerasian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjadi salah satu agenda budaya yang mengangkat potensi Desa Pulau Kerasian, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan dan Kabupaten Kotabaru.
Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, peserta, pelaku UMKM dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Selamat menikmati seluruh rangkaian kegiatan. Mari kita lestarikan budaya leluhur, kuatkan persaudaraan, dan bangkitkan potensi Desa Pulau Kerasian,” pungkasnya. (Red)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












