- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Kaltara Dukung Penuh Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo

Keterangan Gambar : Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong saat menyampaikan program Asta Cita, Jumat (15/11/24)
TANJUNG SELOR, BORNEOPOS.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) melanjutkan acara Sosialisasi dan Workshop ke 2 (dua) Hasil Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024, di Ruang Serbaguna lantai 1 Gedung Gadis pada Jumat (15/11).
Baca Lainnya :
- Hari ke-4 Aquabike Jetski World Championship 2024 Di Samosir Berlangsung Meriah.0
- Bupati Kotabaru Hadiri Wisuda 127 Mahasiswa STKIP Paris Barantai0
Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong sangat intens menyampaikan program Asta Cita dan sejumlah pokok – pokok arahan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kita harus melaksanakan efisiensi penghematan APBN dan APBD, serta menciptakan pemeriksaan yang bersih, serta pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Dan mendukung pemberantasan judi online, tambang ilegal, devisa ekspor yang tidak kembali ke Indonesia,” kata Togap Simangunsong.
“Untuk menumbuhkan ekonomi 8 persen, artinya pemerintah tidak mungkin bisa bekerja sendiri – sendiri, diperlukan kolaborasi bersama semua pemangku kepentingan,” sambungnya.

Pada program Asta Cita Presiden Prabowo, Togap menyebutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah di ujicoba di Kaltara namun pada tarif makan sebesar Rp 15.000,- tidak bisa diterapkan. Solusinya yakni melakukan kolaborasi pemerintah daerah bersama pelaku usaha lokal dan UMKM mendukung program tersebut.
Lebih lanjut, Togap menyampaikan 8 pokok arahan Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah agar dapat bersinergi kepada Pemerintah Pusat. “Yaitu memastikan pelayanan kesehatan di RSUD, memastikan layanan pendidikan berjalan baik, memastikan Dana Desa dan Dana Alokasi Desa Tepat Daya Dan Guna” ucapnya.
“Memastikan akses untuk berbagai perizinan, mendorong pembangunan Food Estate dan kawasan pertanian terpadu untuk peningkatan produksi dan perekonomian daerah, mendorong kewirasuhaan daerah bertumbuh,” lanjut Togap.
“Kemudian mendorong realisasi anggaran 2024 dan pelaksanaan APBD 2025 dengan Lelang Dini, serta mempersiapkan Program Makan Bergizi Gratis,” sambungnya.
Program Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran apabila dijalankan dengan baik dan efektif di daerah maka akan berdampak positif seperti menumbuhkan ekonomi daerah dan UMKM, memajukan SDM dan terakhir menghemat APBN dan APBN.
“Kepada pemerintah daerah untuk selalu bertanya kepada masyarakat, supaya apa yang dipersiapkan oleh program pemerintah betul – betul bisa diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat,”tuntasnya.(ril/red)

Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0



1.jpg)
.jpg)









