- Anggota DPRD Tanbu Andi Rustianto Ziarah ke Makam Keluarga di Pemakaman H. Andi Syamsuddin Aryad
- Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Gema Takbir, Sambut 1 Syawal 1447 H
- Gubernur Muhidin: Idulfitri Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
- Jelang Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Catat Kenaikan Penumpang Capai 107% dari Tahun Sebelumnya
Kaltara Dukung Penuh Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo

Keterangan Gambar : Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong saat menyampaikan program Asta Cita, Jumat (15/11/24)
TANJUNG SELOR, BORNEOPOS.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) melanjutkan acara Sosialisasi dan Workshop ke 2 (dua) Hasil Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024, di Ruang Serbaguna lantai 1 Gedung Gadis pada Jumat (15/11).
Baca Lainnya :
- Hari ke-4 Aquabike Jetski World Championship 2024 Di Samosir Berlangsung Meriah.0
- Bupati Kotabaru Hadiri Wisuda 127 Mahasiswa STKIP Paris Barantai0
Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong sangat intens menyampaikan program Asta Cita dan sejumlah pokok – pokok arahan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kita harus melaksanakan efisiensi penghematan APBN dan APBD, serta menciptakan pemeriksaan yang bersih, serta pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Dan mendukung pemberantasan judi online, tambang ilegal, devisa ekspor yang tidak kembali ke Indonesia,” kata Togap Simangunsong.
“Untuk menumbuhkan ekonomi 8 persen, artinya pemerintah tidak mungkin bisa bekerja sendiri – sendiri, diperlukan kolaborasi bersama semua pemangku kepentingan,” sambungnya.

Pada program Asta Cita Presiden Prabowo, Togap menyebutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah di ujicoba di Kaltara namun pada tarif makan sebesar Rp 15.000,- tidak bisa diterapkan. Solusinya yakni melakukan kolaborasi pemerintah daerah bersama pelaku usaha lokal dan UMKM mendukung program tersebut.
Lebih lanjut, Togap menyampaikan 8 pokok arahan Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah agar dapat bersinergi kepada Pemerintah Pusat. “Yaitu memastikan pelayanan kesehatan di RSUD, memastikan layanan pendidikan berjalan baik, memastikan Dana Desa dan Dana Alokasi Desa Tepat Daya Dan Guna” ucapnya.
“Memastikan akses untuk berbagai perizinan, mendorong pembangunan Food Estate dan kawasan pertanian terpadu untuk peningkatan produksi dan perekonomian daerah, mendorong kewirasuhaan daerah bertumbuh,” lanjut Togap.
“Kemudian mendorong realisasi anggaran 2024 dan pelaksanaan APBD 2025 dengan Lelang Dini, serta mempersiapkan Program Makan Bergizi Gratis,” sambungnya.
Program Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran apabila dijalankan dengan baik dan efektif di daerah maka akan berdampak positif seperti menumbuhkan ekonomi daerah dan UMKM, memajukan SDM dan terakhir menghemat APBN dan APBN.
“Kepada pemerintah daerah untuk selalu bertanya kepada masyarakat, supaya apa yang dipersiapkan oleh program pemerintah betul – betul bisa diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat,”tuntasnya.(ril/red)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0



1.jpg)
.jpg)









