- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Kaltara Deklarasi Pilkada Damai 2024
.jpg)
Keterangan Gambar : ?Deklarasi Pilkada Damai 2024, Kamis [14/11/24]
TANJUNG SELOR, BORNEOPOS.COM – Pjs. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Togap Simangunsong membuka kegiatan “Rapat Koordinasi Forkopimda Se-Kalimantan Utara dalam rangka Deklarasi Pilkada Damai Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua Parpol dan Organisasi Kemasyarakatan di Wilayah Kalimantan Utara Tahun 2024” di Ruang Serbaguna lantai 1 Gedung Gadis, Kamis (14/11/24).
Baca Lainnya :
- Kaltara Dukung Penuh Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo0
- Hari ke-4 Aquabike Jetski World Championship 2024 Di Samosir Berlangsung Meriah.0
Dalam arahannya, Pjs. Gubernur Togap akan memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berlangsung aman, damai dan kondusif di provinsi Kaltara. “Pilkada Serentak 27 November 2024 siap dilaksanakan di Kalimantan Utara, ini kesimpulannya” kata Pjs. Gubernur Togap.
Pelaksanaan rapat koordinasi dan kunjungan kerja ke seluruh kabupaten/kota di Kaltara sudah dilakukan, untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Pilkada yang akan datang ini.
“Untuk hari senin pekan depan, kita akan mengunjungi Kabupaten Tana Tidung untuk memastikan kesiapan Pilkada di sana. Jadi ini yang terakhir dilakukan di Provinsi Kaltara,” ujarnya.
Togap menyampaikan kegiatan rakor ini untuk menyamakan persepsi bersama forkopimda, bersama masyarakat mendukung Pilkada serentak. Kemudian akan melaporkan semua perkembangannya pada Komisi 2 DPR RI pada tanggal 20 November mendatang.
Dilaksanakan Rakor Forkompinda ungkapnya, merupakan tindak lanjut dari arahan para menteri koordinator dan Presiden Prabowo, agar bisa disosialisasikan sampai pada tingkatan kabupaten/kota.
“Tujuan pelaksanaan Pilkada serentak ini dilakukan agar program pembangunan mulai pemerintah pusat hingga pemerintah kabupaten/kota bisa bersinergi. Dan sumber daya yang dilakukan secara bersinergi maka akan menghasilkan hasil yang sangat luar biasa,” jelas Togap.
Karena itu, ia berharap melalui forum ini para Bupati/Walikota bisa menyampaikan ke kabupaten/kota, disosialisasikan dan diterjemahkan dalam kegiatan kabupaten/kota se-Kaltara.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Utara dengan penuh suka cita dan senang hati menyampaikan hak pilihnya pada tanggal 27 November 2024 di TPS, ketika partisipasi yang tinggi kita akan mendapat Gubernur, Bupati dan Walikota yang ada di Kaltara pimpinan – pimpinan terbaik untuk membawa kemajuan di Kaltara,” pungkasnya.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Penandatanganan Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024 bersama seluruh jajaran Forkopimda, perwakilan partai politik, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. (ril/red)
.jpg)
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0



1.jpg)
.jpg)









