- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
Jual Barang Dan Manipulasi Data Milik CV, Dua Karyawan Ditangkap Polisi

Keterangan Gambar : Terduga pelaku saat diamankan, (18/12/24).
Samarinda, Borneo Pos -- Team Polsek Sungai Kunjang Polresta Samarinda berhasil menangkap dua pelaku penggelapan dalam jabatan di CV. DINOY 1980, di Jl. Banggeris, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Rabu (18/12/2024).
Baca Lainnya :
- Pastikan Kenyamanan Penumpang, PT Pelindo Cabang Kotabaru Dirikan Posko Terpadu NATARU 0
- Amankan NATARU, Kapolres Samosir Cek Kesiapan Pasukan Operasi Lilin Toba 20240
Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Dr. Ary Fadli, S.I.K, M.H, M.S.I, melalui Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin, SH. Kapolsek menerangkan, "Usai menerima laporan dari perusahaan, kita langsung melakukan penangkapan terhadap 2 pelaku," jelas Kapolsek.
Dua pelaku berinisial AP Als AT dan STK. Diungkapkan Kapolsek, awalnya pimpinan CV. DINOY melakukan audit pada hari Rabu tanggal 03 Januari 2024 s/d hari Jumat tanggal 20 November 2024, setelah selesai melaksanakan audit ternyata Ke dua pelaku terbukti melakukan penggelapan dalam jabatan di CV. DINOY 1980 dengan cara menjual barbagai jenis item barang selanjutnya uang dari penjualan tidak di setorkan atau tidak di input kedalam sistem elektronik penjualan perusahaan.
Lebih lanjut, Kompol Zainal Arifin, mengatakan pelaku memanipulasi sistem elektronik perusahaan yang mana data barang-barang yang uangnya tidak di setorkan di kurangi di dalam sistem sehingga seolah-olah data barang sesuai dengan stok di toko. Atas kejadian tersebut mengalami kerugian total sebanyak Rp.126.490.000
"Setelah dilakukan pemeriksaan diperoleh alat bukti yang cukup Piket Reskrim Polsek Sungai Kunjang mengamankan ke dua pelaku," Pungkas Kapolsek.
Pelaku kita interogasi dan mengakui telah membuat kwitansi ekspedisi palsu atau fiktif dengan memalsukan tanda tangan supir mobil ekspedisi dan mengklaim biaya tersebut ke perusahaan .
"Kemudian pelaku diamankan di rutan mako Polsek Sungai Kunjang guna proses dan pengusutan lebih lanjut," tegas Kapolsek. (red/saiful).
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0














