- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Jual Barang Dan Manipulasi Data Milik CV, Dua Karyawan Ditangkap Polisi

Keterangan Gambar : Terduga pelaku saat diamankan, (18/12/24).
Samarinda, Borneo Pos -- Team Polsek Sungai Kunjang Polresta Samarinda berhasil menangkap dua pelaku penggelapan dalam jabatan di CV. DINOY 1980, di Jl. Banggeris, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Rabu (18/12/2024).
Baca Lainnya :
- Pastikan Kenyamanan Penumpang, PT Pelindo Cabang Kotabaru Dirikan Posko Terpadu NATARU 0
- Amankan NATARU, Kapolres Samosir Cek Kesiapan Pasukan Operasi Lilin Toba 20240
Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Dr. Ary Fadli, S.I.K, M.H, M.S.I, melalui Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin, SH. Kapolsek menerangkan, "Usai menerima laporan dari perusahaan, kita langsung melakukan penangkapan terhadap 2 pelaku," jelas Kapolsek.
Dua pelaku berinisial AP Als AT dan STK. Diungkapkan Kapolsek, awalnya pimpinan CV. DINOY melakukan audit pada hari Rabu tanggal 03 Januari 2024 s/d hari Jumat tanggal 20 November 2024, setelah selesai melaksanakan audit ternyata Ke dua pelaku terbukti melakukan penggelapan dalam jabatan di CV. DINOY 1980 dengan cara menjual barbagai jenis item barang selanjutnya uang dari penjualan tidak di setorkan atau tidak di input kedalam sistem elektronik penjualan perusahaan.
Lebih lanjut, Kompol Zainal Arifin, mengatakan pelaku memanipulasi sistem elektronik perusahaan yang mana data barang-barang yang uangnya tidak di setorkan di kurangi di dalam sistem sehingga seolah-olah data barang sesuai dengan stok di toko. Atas kejadian tersebut mengalami kerugian total sebanyak Rp.126.490.000
"Setelah dilakukan pemeriksaan diperoleh alat bukti yang cukup Piket Reskrim Polsek Sungai Kunjang mengamankan ke dua pelaku," Pungkas Kapolsek.
Pelaku kita interogasi dan mengakui telah membuat kwitansi ekspedisi palsu atau fiktif dengan memalsukan tanda tangan supir mobil ekspedisi dan mengklaim biaya tersebut ke perusahaan .
"Kemudian pelaku diamankan di rutan mako Polsek Sungai Kunjang guna proses dan pengusutan lebih lanjut," tegas Kapolsek. (red/saiful).
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita KALTIM

.jpg)












